Mohon tunggu...
Putu Eggy
Putu Eggy Mohon Tunggu... Lainnya - enjoyyy

Destroy and borredom

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Spasialisasi Film "Dilan 1990" yang Spesial

25 November 2020   22:48 Diperbarui: 25 November 2020   23:01 101
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Menembus ruang dan waktu, proses penggapaian penonton Dilan 1990(2018)

Siapa yang tidak tahu film Dilan 1990 (2018)? Disutradarai Pidi Baiq, film ini dapat meraup 400 ribu penonton pada hari pertama tayang di bioskop. Hasil akhir dari film ini adalah remaja Indonesia yang kriteria pacarnya seromantis Dilan, candaan Dilan yang berbentuk parodi, dan sampai iklan layanan masyarakat mereferensikan film ini. 

Kira-kira apa yang membuat film ini bisa sangat terkenal? Dari sisi spasialisasi film ini sudah bersiap-siap dari awal syuting untuk mencoba mempromosikan film ini dengan bagus. 

Spasialisasi dimengerti sebagai konsep yang berkaitan dengan bagaimana media menyajikan produknya kepada masyarakat yang prosesnya terbatas ruang dan waktu, dilihat dari promosi film Dilan 1990(2018) ada beberapa cara yang dilakukan untuk mendukung kesuksesan film ini.

  1. Publikasi dari Aktor

Sekitar bulan November 2017 sudah mulai ramai di media sosial membahas tentang siapa yang akan berperan sebagai Dilan. Keramaian ini didukung novel Dilan 1990 yang sudah ramai pembacaya yang kemudian akan dibuat film. Saat pengumuman Iqbal Ramadhan akan menjadi Dilan, banyak kontroversi yang terjadi. 

Banyak pembaca novel yang tidak setuju karena merasa Dilan masih terlalu kekanak-kanakan namun juga banyak pihak yang optimis menunggu hasil akting Iqbal dalam film. Kontroversi ini membuat film DIlan 1990(2018) semakin ditunggu penonton untuk melihat hasil akting Iqbal membawakan peran idola para remaja wanita yang sangat romantis yaitu Dilan.

  1. Waktu Penayangan dan Meet and Greet

Waktu film ini pertama ditayangkan di bioskop adalah pada hari kasih sayang, sehingga banyak penonton yang mencari film bergenre romansa untuk melengkapi perayaan hari kasih sayang. Saat masa penayangan Meet and Greet juga sering dilakukan di beberapa kota, yang khusus adalah kota yang menjadi latar cerita yaitu Bandung dengan sambutan hangat dari Walikota Ridwan Kamil.

sumber: Kumparan
sumber: Kumparan
  1. HALAMAN :
    1. 1
    2. 2
    Mohon tunggu...

    Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
    Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
    Beri Komentar
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun