purnomo bahari
purnomo bahari karyawan swasta

Pemenang adalah orang yang tidak pernah menyerah, dan orang yang menyerah adalah orang yang tidak akan pernah menjadi pemenang.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Senyawa Berbahaya di Udara yang Disebabkan Polusi

14 September 2017   12:58 Diperbarui: 14 September 2017   13:07 327 5 11
Senyawa Berbahaya di Udara yang Disebabkan Polusi
greenrotation.wordpress.com

Tidak dapat disepelekan, polusi udara amat berbahaya bagi kesehatan paru-paru, jantung, dan kesehatan secara general. Indonesia masih masuk dalam daftar 15 negara di mana penduduknya paling tinggi berisiko mati karena polusi udara, dan Indonesia berada di urutan ke-6. 

Apa saja senyawa berbahaya di udara dan dari mana asalnya? 

1. Ozon (O3)

Senyawa ini berasal dari polutan dan sinar matahari, sehingga O3 mudah ditemukan dan dihirup ketika cerah siang hari. O3 disebabkan oleh asap kendaraan dan asap pabrik yang bercampur dengan panas matahari. Jika dihirup dalam jangka waktu lama, O3 bisa menyebabkan gangguan paru-paru, seperti asma dan penyakit paru-paru lainnya. 

2. Partikulat (PM) 

Komponen senyawa ini terdiri dari sulfat, nitrat, amonia, natrium klorida, karbon hitam, mineral debu, dan air. Senyawa ini sangat kecil, ukurannya hanya 10 mikron. Polusi udara yang mengandung senyawa ini biasanya berasal dari asap pembakaran kompor tradisional. PM mengendap di jantung dan dapat menyebabkan kematian cepat. 

3. Nitrogen dioksida (NO2)

Senyawa inilah yang dianggap paling berbahaya, bahkan mematikan. NO2 bisa secara signifikan menyebabkan peradangan pernapasan jika dihirup dalam jangka waktu lama. Biasanya senyawa ini ditemukan pada asap pembakaran; seperti asap pemanas, pembangkit listrik, mesin kendaraan, dan asap kapal. 

4. Karbon monoksida (CO) 

Senyawa ini dapat menghambat kelancaran peredaran oksigen ke seluruh tubuh jika dihirup dalam jangka waktu lama. Sangat berbahaya pada pengidap penyakit jantung karena dapat menurunkan pasokan oksigen ke tubuh secara signifikan. 

5. Sulfur dioksida (SO2)

Seperti namanya, senyawa ini dihasilkan dari pembakaran bahan yang mengandung sulfur seperti pembakaran batu bara dan minyak, serta asap pembakaran biji mineral. SO2 dapat menyebabkan iritasi mata, radang saluran pernapasan, sekresi lendir, asma, dan bronkitis kronis. 

Tinggal di kota besar, pastinya tinggi risiko kita menghirup semua senyawa berbahaya di udara. Caranya agar meminimalisasi polusi udara? Pastinya dengan menerapkan sikap ramah lingkungan, dimulai dari diri sendiri. Budayakan menggunakan transportasi umum dan kurangi pembuangan emisi rumah tangga dengan menggunakan alat elektronik ramah lingkungan. 

Selain itu, lakukan juga tindakan pencegahan terhadap risiko polusi udara, seperti menggunakan masker ketika keluar rumah dan menyediakan alat pembersih udara di rumah yang pastinya akan membuat udara di rumah jadi aman dan sehat.