Mohon tunggu...
Pudji Widodo
Pudji Widodo Mohon Tunggu... Pemerhati Kesehatan Militer.

Satya Dharma Wira, Ada bila berarti, FK UNDIP.

Selanjutnya

Tutup

Karir Artikel Utama

Inspirasi Dekorasi Helm Selam Mark V bagi Pembinaan Kesehatan Kadet AAL

24 November 2020   12:41 Diperbarui: 1 Desember 2020   11:30 440 47 12 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Inspirasi Dekorasi Helm Selam Mark V bagi Pembinaan Kesehatan Kadet AAL
Monumen penyelam TNI AL dengan alat selam klasik Mark V Dinas Penyelamatan Bawah Air Koarmada II, sumber foto : koarmada2.tnial.mil.id, 26/8/2020.

Tetap prima di bawah tekanan

Di lobi depan Rumah Sakit TNI AL drg. Nainggolan Akademi Angkatan Laut (AAL), terdapat hiasan helm selam klasik Mark V, ini bukan helm selam asli alias hanya hasil reproduksi. Di bawah helm selam tiruan itu tercantum tulisan "Excellence Under Pressure".

Kalimat tersebut adalah semboyan Submarine and Underwater Medicine Unit (SUM) Royal Australian Navy (RAN). Dalam organisasi Angkatan Laut Australia, SUM membidangi dukungan dan pelayanan kesehatan untuk kapal selam dan aktifitas penyelaman bawah air, yang mulai dilaksanakan sejak tahun 1963.

Terinspirasi dari semboyan tersebut, pada tahun 2008 penulis saat bertugas di AAL minta tolong kepada Kepala Poliklinik Gigi Lettu Laut (K) drg. Susi yang berasal dari Jakarta, bila sedang pulang ke Jakarta untuk mencari tiruan Helm Selam Mark V. 

Dokter Susi mendapatkan Helm Selam Dalam tiruan itu di pasar barang antik di Jl. Surabaya, Menteng Jakarta. Selanjutnya setelah dibuatkan dudukan, akhirnya tiruan helm selam Mark V terpasang sebagai dekorasi ditambah tulisan di bawah helm selam tersebut "Excellence Under Pressure".

Di jajaran TNI AL terdapat 3 klasifikasi juru selam/penyelam yaitu Penyelam Dasar (Scuba Diver), Penyelam Kelas II dan Penyelam Kelas I. Penyelam dasar adalah penyelam olahraga dengan menggunakan alat SCUBA dan batas kedalaman penyelaman tidak boleh lebih dari 20 m. 

Sedang penyelam kelas II dan kelas I TNI AL adalah penyelam militer yang menggunakan alat selam yang lebih khusus untuk kepentingan penyelaman dalam. 

Para penyelam ini bertugas melaksanakan misi penyelamatan bawah air (salvage), SAR, kegiatan observasi, konstruksi dan penghancuran untuk kepentingan operasi militer.

Pada dasarnya manusia adalah mahluk darat sehingga organ tubuh yang dimilikinya bekerja normal pada kondisi fisiologis di darat. Dengan demikian penyelam memerlukan penyesuaian alat pendukung berupa pakaian dan perangkat pernapasan yang membuat organ tubuh bekerja normal akibat perubahan tekanan atmosfir (hiperbarik) saat turun ke kedalaman maupun naik ke permukaan air. 

Bukan hanya manusia, kapal selam pun akan hancur berkeping-keping bila dipaksa menyelam melebihi kapasitas rancang bangunnya dalam menyesuaikan perubahan tekanan hiperbarik.

Pada latihan pemantapan selam mixgas 2019, para penyelam Dinas Penyelamatan Bawah Air Koarmada II dengan alat selam Kirby Morgan (KM)-37 melaksanakan penyelaman dalam sampai kedalaman 106 m (koarmada2.tnial.mil.id, 4/11/2019). 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x