Dr. Priscilla Johanna
Dr. Priscilla Johanna

I'm single and very happy :). Full time Doctor Go Dok Indonesia. Ingin baca tulisan saya? Luangkan waktumu dan baca di www.go-dok.com.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Yuk, Mengenal Penyakit Paronikia di Sini!

17 Juli 2017   13:51 Diperbarui: 17 Juli 2017   14:13 287 1 0
Yuk, Mengenal Penyakit Paronikia di Sini!
source: https://www.go-dok.com/

Penyakit Paronikia --Pernah dengar istilah paronikia? Mungkin penyakit ini terdengar asing bagi Anda, sebab di Indonesia, ia dikenal dengan nama lain; cantengan. Meskipun sebagian besar paronikia yang terjadi tidak mengakibatkan dampak yang serius dan perawatannya dapat dilakukan sendiri di rumah. Karenanya, akan lebih baik jika Anda mengenal penyebab, pengobatan, dan kiat pencegahannya berikut ini!

Apasihpenyebab penyakit Paronikia?

Penyakit Paronikia merupakan infeksi kulit yang terjadi di sekitar kuku karena adanya trauma atau luka terbuka. Luka tersebut bisa diakibatkan oleh kegiatan yang seringkali Anda lakukan, seperti menggigiti kuku, kesalahan pemakaian alat manikur, menekan kutikula terlalu keras dan melakukan kegiatan yang bersentuhan dengan air terlalu lama. Cantengan juga akan mengakibatkan perubahan warna mejadi kekuningan di sekitar kuku yang terinfeksi disertai rasa nyeri, bengkak dan untuk beberapa kasus paronikia bisa mengakibatkan kuku mengeluarkan nanah. Berdasarkan jenis bakteri yang menginfeksi paronikia dibagi menjadi dua.

Terdapat dua tipe paronikia, apa perbedaannya?

-- Penyakit paronikia akut

Tipe yang pertama ini merupakan kasus yang paling umum terjadi, biasanya disebabkan oleh infeksi jamur candidapada trauma atau luka di sekitar kuku Anda. Trauma sendiri bisa terjadi karena kebiasaan Anda menghisap jari, menggigiti kuku, memakai kuku palsu, dan kesalahan dalam perawatannya. Jika sudah terinfeksi, gejala akan muncul dalam waktu singkat dan muncul rasa sakit pada kuku. Tak hanya itu, area yang terinfeksi juga akan berubah kemerahan, yang dalam beberapa kasus disertai dengan munculnya nanah berwarna putih.

-- Penyakit paronikiakronis

Berbeda dengan paronikia akut, tipe yang ini justru biasanya terjadi pada Anda yang sering berkegiatan di air dalam waktu lama. Jika terinfeksi, juga akan butuh waktu lama sebelum gejalanya terlihat. Adapun gejala yang timbul meliputi berubahnya warna kulit yang terinfeksi menjadi kemerahan, pembengkakan, dan munculnya nanah bewarna putih, kuning atau hijau. Penyebabnya? Paronikia kronis masih disebabkan oleh infeksi sejumlah tipe jamur candida, dengan tambahan infeksi dari bakteri Staphylococcus aureus,dan dalam beberapa kasus, disebabkan pula oleh virus herpes.

Lalu, bagaimana cara mengobati penyakit paronikia?

Penting untuk Anda ketahui, bahwa paronikia merupakan jenis gangguan atau penyakit yang dapat pengobatannya dapat Anda lakukan sendiri. Karenanya, Anda tidak perlu buru-buru pergi ke dokter. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Adan praktikkan dalam mengobati penyakit paronikia :

  1. Merendam kuku yang terinfeksi dengan air panas selama 15 menit. Lakukan ini selama 4 kali dalam sehari
  2. Selalu bersihkan nanah keluar dari kuku yang terinfeksi untuk mempercepat proses penyembuhan
  3. Apabila sedang melakukan aktivitas diluar ruangan, maka ada baiknya Anda memasang perban pada bagian jari yang terserang Hal ini dapat melindungi sekaligus menjaga kuku tetap dalam keadaan bersih. Jangan lupa untuk sering-sering mengganti perban, ya!

Kenali tindak pencegahannya

Sejatinya, penyakit paronikia dapat Anda cegah dengan mempraktikkan beberapa cara sederhana, seperti :

  1. Menghindari aktivitas yang bisa menyebabkan trauma pada kuku,seperti kebiasaan menggigit kuku, manikur, pedikur, menggunakan kuku palsu.
  2. Apabila Anda beraktivitas yang berhubungan dengan air, jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan yang terbuat dari karet guna menghindari kuku terkena air dalam jangka waktu yang lama. Pastikan kuku selalu dalam keadaan kering.

Nah, itu tadi serba-serbi dari penyakit paronikia, alias cantengan. Selamat mencoba kiat-kiatnya, dan semoga bermanfaat!

Baca tulisan saya lainnya di www.go-dok.com