Mohon tunggu...
Prama Ramadani Putranto
Prama Ramadani Putranto Mohon Tunggu... Guru - Menebar Kebaikan dan Energi Positif

Menebar Kebaikan dan Energi Positif

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Tetap Tenang Meski Menghadap Layar Sepanjang Hari

14 September 2020   15:46 Diperbarui: 14 September 2020   15:52 507
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sampai dengan saat ini kegiatan pembelajaran masih dilakukan secara daring. Peserta didik mau tidak mau harus menatap layar penuh konsentrasi tinggi sepanjang hari. Hal yang sungguh membosankan dan sangat berbahaya bagi kesehatan. Terlebih di samping layar komputer jinjing tersedia makanan yang beragam. 

Yakinlah tangan selalu tergoda untuk mengambil makanan yang tersedia lalu mulut pun siap untuk menerima dan mengunyahnya.  Jangan harap indeks massa tubuh setia di angka normal. Perlahan namun pasti ia akan tergoda untuk berpindah.

Menjadi jarang gerak sudah hal yang pasti. Frekuensi aktivitas fisik jelas menurun. Siap-siap saja untuk membeli baju dan celana baru karena yang lama sudah terlalu sempit. 

Semakin boros bukan? Alokasi dana untuk cemilan sebagai teman belajar semakin bertambah, lalu ditambah lagi alokasi dana untuk membeli pakaian yang lebih besar pun nyata di depan mata, jikalau terus menerus terjebak rasa malas bergerak.

Nah, mungkin perlu disadari salah satu efek negatif pembelajaran jarak jauh adalah kurangnya aktivitas fisik. Terpaku di depan layar mengerjakan tugas yang bejibun tak pengertian. Khawatirnya ini semua menjadi kebiasaan hingga akhirnya lupa untuk berolahraga. 

Sebelum pandemi saja hanya menanti jam pelajaran pendidikan jasmani untuk berolahraga, itupun hanya seminggu sekali. Tak bisa membayangkan bagaimana dengan saat ini? Sering dijumpai saat video conference peserta didik terlihat semakin chubby. 

Aih, semua tak mau kan terjebak rasa malas untuk berolahraga hingga akhirnya tubuh kita mengalami obesitas. Jauh dari kata menarik dan dekat dengan penyakit. 

Maka dari itu perlu lah kiranya untuk menyadari hidup sehat dan betapa berharganya nikmat sehat. Dengan kesadaran tinggi berusaha melepaskan diri dari belenggu rasa malas wajib dilakukan sekuat tenaga. 

Setidaknya saat mari bergerak untuk sekedar melepas penat seharian di depan layar. Stop aktivitas belajar sembari mengunyah! Mari kita ganti dengan belajar, bergerak, agar tetap sehat. 

Tetap tenang, ada banyak cara untuk tetap bergerak meski harus mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh yang sungguh padat. Bagaimana caranya? 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun