Mohon tunggu...
Petrus Kanisius
Petrus Kanisius Mohon Tunggu... Belajar Menulis

Belajar menulis, suka membaca dan jalan-jalan ke hutan

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

(Cerpen) Hutan: Izinkan Aku Terus Tersenyum Untukmu

29 Maret 2021   16:37 Diperbarui: 29 Maret 2021   16:46 167 14 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
(Cerpen) Hutan: Izinkan Aku Terus Tersenyum Untukmu
Hutan sebagai nafas semua makhluk hidup. (Foto : Tim Laman).

Itu aku (hutan) tentang tajuk-tajukku rimbun memberi tanda

Harmoni itu yang ku mau, bukan (ter/di) cabut, bukan pula tercerabut

Pelangi selepas hujan pun tampaknya sulit melihat rebah tak berdayaku

Tanda kata nyata bicara berlawanan kata dengan nasibku kini yang tak kunjung membaik

Gumamku tentang sakit penyakitku

Rinai rintik seolah menjadi hamoni semu karena tak sanggup menahan rebah tak berdayaku

Rebahku sebagai penanda aku tak lagi mampu menyerap setiap rintik atau ketika badai datang

Semua mengata-ngataiku sebagai bencana dan tak bersahabat dan lain sebagainya

Apa salah dan dosaku hingga aku dikatai sebagai biang bencana dan sebagainya itu

Tanda nyata bicara tentang nasibmu, semua tertuju padamu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN