Mohon tunggu...
Devi
Devi Mohon Tunggu...

Selanjutnya

Tutup

Wisata Artikel Utama

Perjalanan Wisata dengan Kapal Pinisi ke 8 Gili di Lombok

16 Juli 2016   15:14 Diperbarui: 16 Juli 2016   20:23 0 8 3 Mohon Tunggu...
Perjalanan Wisata dengan Kapal Pinisi ke 8 Gili di Lombok
Deck depan Kapal Al Iikai

Beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan merasakan sensasi wisata dengan kapal Pinisi dari Bali menuju ke 8 Gili yang ada di Lombok dan saya sadar bahwa wisata bahari memang akan menjadi primadona wisata Indonesia karena negara kita sebagaian besar adalah lautan dan memiliki ribuan pulau-pulau yang sebagaian besar nya adalah pulau pulau kecil dan dengan kapal Pinisi lah kita dapat melihat dari dekat pulau pulau kecil tersebut dengan tingkat keselamatan dan kenyamanan ala hotel bintang lima.

Perjalanan di mulai dari Pulau Serangan di Bali dengan dijemput oleh crew Kapal Al Iikai dengan speedboat untuk menuju rumah saya untuk beberapa hari mendatang. Al Iikai adalah nama kapal nya yang berarti Queens of the Sea. Sesampainya di kapal saya dikejutkan oleh kemewahan kapal ini seperti berada di hotel bintang 5.

Deck depan kapal merupakan tempat favorit saya karena saya dapat membaca buku di sofa yang nyaman dengan ditemani oleh angin laut serta pemandangan laut biru yang menawan

Saya mendapat kamar di dek atas dan satu lantai dengan ruang kemudi sehingga dapat langsung melihat aktifitas sang kapten dan asisten nya dalam mengarahkan kapal ke setiap tujuan yang telah ditetapkan sesuai di itinerary. Di ruang ruang kemudi terdapat peralatan navigasi lengkap berupa 2 GPS serta alat kompas serta 2 radio telekomunikasi yang merupakan peralatan yang harus ada di sebuah kapal. Kamar saya seperti kamar sebuah hotel, serasa bukan kamar disebuah kapal dilengkapi oleh AC dan kamar mandi sendiri yang juga terlihat mewah

kamar
kamar
Setelah isitirahat sebentar dikamar, saya turun ke deck bawah dimana terdapat sebuah lounge dimana terdapat beberapa sofa nyaman serta beberapa buku bacaan yang disediakan sehingga lounge ini berfungsi juga sebagai ruang baca bagi tamu untuk membaca buku sambil bersantai di sofa sofa.

Kapal kami berangkat pada sore hari jam 4 sore dan sebagai tujuan pertama kami adalah Mentigi Bay di Lombok yang akan ditempuh selama kurang lebih 7 jam sehingga diperkirakan akan tiba disana pada jam 1.00 tengah malam. Sensasi berlayar sudah terasa sekali saat kapten mulai menyalakan mesin utama nya dan keluar dari Serangan, 

Setelah keluar dari Serangan, sang pemilik Kapal yang menjadi Cruise Director kami yaitu ibu Amanda Zsebik menyambut kami semua dalam bahasa Inggris dan menjelaskan seluruh perjalanan selama 4 hari kedepan beserta aktifitas nya yang hampir seluruh nya adalah snorkeling. Ibu Amanda sendiri dalam penjelasan nya mengatakan bahwa beliau memiliki sertifikat kelautan di negara asal nya yaitu Australia sehingga untuk keselamatan di kapal, belia tidak perlu diragukan lagi sepertinya.

Makan malam pertama di kapal dengan hidangan yang begitu nikmat di lidah kami santap di deck depan, terasa seperti makan di sebuah cafe outdoor namun dengan angin yang menyegarkan. Untuk minuman di kapal, saya tidak perlu khawatir karena kita dapat menikmati minuman hangat dan dingin setiap saat yang sudah termasuk dalam biaya paket perjalanan ini. Untuk penutup hidangan, kami disuguhkan orange cake yang menurut ibu Amanda adalah speciality sang chef kapal yaitu Suci yang berasal dari Karangasem, Bali dan memang benar, orange cake nya begitu enak sehingga saya meminta ekstra potongan saking enak nya itu kue.

Pada pagi hari saya terbangun dan terkejut dengan pemandangan yang ada didepan mata saya yaitu 3 Gili yang terkenal yaitu Gili Trawangan, Meno dan Air. Begitu dekatnya, saya ingin sekali langsung pergi kesana dengan speedboat, namun di kapal kami sudah memiliki jadwal snorkeling di Menitigi Bay setelah sarapan pagi ini.

Saya menikmati sarapan pagi dengan telor orak arik atau scrambled egg dengan tambahan roti tawar dan ditemani oleh secangkir teh. Setelah sarapan kami semua siap naik ke speedboat untuk snorkeling di pantai Mentigi yang langsung di pimpin oleh Ibu Amanda selama kurang lebih 1 jam. Setelah itu kapal berpindah ke Gili AIr untuk snorkeling kami kedua di sekitar Gili Air. Setelah snorkeling 2 kali, perut pun terasa harus di isi dan saya pun santap makan siang dikapal dengan beberapa tamu lain nya yang kebanyakan semua adalah orang asing.

Setelah makan siang, semua tamu diberikan kesempatan untuk pergi ke Gili Air dan diberi waktu hingga sore hari untuk menikmati keindahan Gili Air dan kesempatan ini tidak saya lewatkan begitu saja. Saya dan beberapa tamu lain nya menghabiskan sekitar 4 jam di gili Air sebelum di jemput kembali oleh crew kapal.

Hari esok nya setelah sarapan pagi, kapal mulai berjalan menuju ke Gili Trawangan selama kurang lebih 25 menit dan setelah itu kami pun turun lagi untuk snorkeling ketiga kali nya disekitar Gili Trawangan dan langsung ditemani oleh Ibu Amanda. Pada siang hari semua tamu juga diberikan waktu untuk turun ke Gili Trawangan dan tidak ada satu tamu pun yang tinggal di kapal dan kami semua pun pergi ke Gili Trawangan hingga jam 5 sore sebelum dijemput kembali.

Pada pagi berikut nya kami berlayar ke daerah Sekotong dengan lama perjlanan 4 jam dan Gili pertama yang saya singgahi adalah Gili Kedis, sebuah pulau kecil yang menawan, begitu kecil nya hingga hanya diperlukan kurang dari 10 menit untuk mengelilingi Gili Kedis, setelah kurang lebih 1 jam, kami bergerak ke Gili berikut nya yaitu Gili Nanggu untuk snorkeling keempat dibagian sebelah kanan dari Gili Nanggu.

Setelah makan siang di kapal, saya turun untuk island hopping ke Gili Layar dimana ada sebuah cafe untuk bersantai di pantai dengan penyajian minuman segar oleh cafe tersebut dan setelah sunset tiba, saya pun kontak crew kapa Al iikai untuk dijemput dan tidak lama dari itu, datanglah speedboat untuk menjemput saya dan 4 orang tamu lain nya.

Hari berikut nya, ibu Amanda mengajak semua tamu untuk pergi ke Gili Asahan dimana disana selain snorkeling, ada sebuah Yoga Retreat dan penangkaran kura kura. Setelah lebih kurang dari 30 menit, kami semua pun tiba di Gili Asahan yang masih bersih dan belum banyak sampah di pasir yang putih menawan itu. 

Malam pun tiba dan ibu Amanda mengatakan bahwa kita akan mulai berlayar kembali ke Serangan di Bali pada pukul 2.00 dini hari dan akan tiba pada pukul sekitar 7 pagi. Malam terakhir saya habiskan untuk menikmati pelayaran ini hingga pukul 11.00 dan setelah itu menikmati kenyamanan kamar dari kapal ini.

Tidak terasa perjalanan ini begitu singkat dan kami pun tiba di Serangan, Bali dan setelah foto bersama dengan seluruh crew kapal dan ibu Amanda, seluruh tamu diantar ke dermaga di Serangan yang selanjut nya saya menuju ke Bandara untuk flight ke Jakarta pada siang hari. Beberapa souvenir saya juga dapat dari perjalanan ini berupa dry bag dan topi khas Al Iika

Kapal Pinisi Al Iikai
Kapal Pinisi Al Iikai
Sungguh pengalaman yang tidak terlupakan berlayar dengan Kapal Pinisi ini layak nya seperti hotel berbintang dengan segala fasilitas dan keramahan para crew dari Al Iikai.

Terima kasih Al iikai..