Mohon tunggu...
Yudha Adi Putra
Yudha Adi Putra Mohon Tunggu... Penulis - Penulis Tidak Pernah Mati

Penulis

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Pengalaman Belajar Mandiri: Mengenal dan Mengintegrasikan Semangat Handarbeni dalam Belajar

31 Mei 2022   15:00 Diperbarui: 31 Mei 2022   15:04 711
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pengalaman Belajar Mandiri : Mengenal dan Meintegrasikan Semangat Handarbeni dalam Belajar

 

Karya @perlukuan

Yudha Adi Putra

 

Pengantar

 

Ketika berbicara soal pengalaman dan refleksi, tentu berkaitan dengan momen yang memberikan kesan tersendiri. Dalam tulisan ini, saya mencoba melihat kembali apa yang menjadi pengalaman belajar saya ketika di rumah. 

Pengalaman belajar yang saya alami tentu berkaitan dengan konteks hidup saya. Saya pemuda desa yang hidup dalam konteks masyarakat Jawa di Sleman. Keberadaan masyarakat desa menjadi gambaran konteks dimana saya belajar. Saat ini saya mahasiswa semester 6 di Fakultas Teologi UKDW. Pembelajaran yang dilakukan adalah dengan metode daring. Ini menjadi momen tersendiri dan memberikan implikasi pergumulan yang menarik bagi saya. 

Belajar secara daring menurut saya menuntut kemandirian dalam proses pembelajarannya. Kemandirian ini berkaitan dengan pemahaman mengenai materi pembelajaran hingga upaya untuk peka terhadap permasalahan yang dialami oleh sekitar saya. Dalam belajar dan mengupayakan proses pembelajaran menuju yang lebih baik lagi, saya menemuka beberapa permasalahan. Hal ini menjadi pijakan dalam saya merefleksikan pengalaman saya belajar secara mandiri. Latar belakang masalah apa yang saya dihadapi itu berkaitan erat dengan kondisi rumah saya. Saya hidup bersama orangtua saya dan adik saya. Ini menjadi gambaran dalam rumah, ada 3 generasi dalam 1 rumah. Dalam hal ini saya melihat cara hidup dan cara belajar tentunya akan sangat berbeda. Keberadaan 3 generasi yang ada di rumah ini menjadikan konteks belajar saya beragam.

 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun