Mohon tunggu...
Ishak Pardosi
Ishak Pardosi Mohon Tunggu... Spesialis nulis biografi, buku, rilis pers, dan media monitoring

Spesialis nulis biografi, rilis pers, buku, dan media monitoring (Mobile: 0813 8637 6699)

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Melihat Jejak Sejarah Perkampungan Pardosi

12 Juni 2019   21:00 Diperbarui: 12 Juni 2019   21:26 0 1 0 Mohon Tunggu...
Melihat Jejak Sejarah Perkampungan Pardosi
Lesung Batu Milik Raja Ompu Dongan (Facebook/Andi Pardosi)

Sebidang sawah yang terhampar luas di Desa Hutagurgur, Kecamatan Silaen, Kabupaten Tobasa, Sumut. Sawah yang bernama "Hauma Silambiak" itu bukan sembarang sawah, tetapi menyimpan bukti sejarah yang amat penting bagi seluruh keturunan Raja Pamahar Pardosi yang kini menetap di Parsoburan, ibukota Kecamatan Habinsaran, yang juga bertetangga dengan Kecamatan Silaen.

Adapun perkampungan di sekitar sawah itu diberi nama "Lumban Gorat", yang dahulu kala menjadi tempat menetap Raja Ompu Dongan Pardosi, sebelum memulai perkampungan baru di Parsoburan. Alkisah, Raja Ompu Dongan Pardosi sebelumnya adalah bermarga Siagian.

Sumur Air Milik Raja Ompu Dongan (Facebook/Andi Pardosi)
Sumur Air Milik Raja Ompu Dongan (Facebook/Andi Pardosi)
Namun karena berselisih paham dengan saudaranya sesama marga Siagian khususnya dari Keturunan Raja Mangarobean Siagian, Raja Ompu Dongan memutuskan untuk mengganti marganya menjadi Pardosi. Perselisihan itulah yang akhirnya melahirkan marga baru yakni Pardosi. Dengan kata lain, induk marga Pardosi pada dasarnya adalah marga Siagian.

Namun walau pernah berselisih paham, keturunan Siagian hingga kini masih tetap mengganggap Pardosi sebagai saudaranya. Atas ikatan itulah, bekas perkampungan Pardosi di Lumban Gorat hingga kini masih terawat dengan baik. Termasuk artefak berupa losung batu (lesung batu) maupun mual batu (sumur air) peninggalan Raja Ompu Dongan masih terus terawat sampai sekarang.

Sebidang Sawah Milik Raja Ompu Dongan. Di lokasi inilah direncanakan akan dibangun Tugu Raja Mangarobean Siagian (Facebook/Andi Pardosi)
Sebidang Sawah Milik Raja Ompu Dongan. Di lokasi inilah direncanakan akan dibangun Tugu Raja Mangarobean Siagian (Facebook/Andi Pardosi)
Masih kuatnya ikatan batin antara Siagian dan Pardosi (Pamahar) tersebut, keturunan Raja Mangarobean Siagian yang berniat membangun Tugu atau Monumen di sebagian perkampungan Raja Ompu Dongan, kemudian mengundang sejumlah tetua adat keturunan Raja Pamahar Pardosi dari Parsoburan serta keturunan Raja Urang Pardosi dari Parik, Porsea (anak tertua Raja Ompu Dongan Pardosi) untuk menapak tilas bekas perkampungan Raja Ompu Dongan.

Undangan itu merupakan sebuah kehormatan bagi keturunan Raja Pamahar Pardosi, yang kendati sudah ratusan tahun tidak lagi menetap di sana, tetapi masih dianggap sebagai bagian dari Siagian. Semoga rencana pembangunan Tugu/Monumen Raja Mangarobean Siagian berjalan dengan baik dan lancar.

Keturunan Raja Pamahar Pardosi di Lesung Batu (Facebook/Andi Pardosi)
Keturunan Raja Pamahar Pardosi di Lesung Batu (Facebook/Andi Pardosi)
Keturunan Raja Pamahar Pardosi (Facebook/Andi Pardosi)
Keturunan Raja Pamahar Pardosi (Facebook/Andi Pardosi)
Kaum Ibu Keturunan Raja Pamahar Pardosi (Facebook/Andi Pardosi)
Kaum Ibu Keturunan Raja Pamahar Pardosi (Facebook/Andi Pardosi)
Horas...Horas...Horas...

Keturunan Raja Pamahar Pardosi dari Parsoburan