Mohon tunggu...
Cahyadi Takariawan
Cahyadi Takariawan Mohon Tunggu... Konsultan - Penulis Buku, Konsultan Pernikahan dan Keluarga, Trainer

Penulis Buku Serial "Wonderful Family", Peraih Penghargaan "Kompasianer Favorit 2014"; Peraih Pin Emas Pegiat Ketahanan Keluarga 2019" dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Konsultan Keluarga di Jogja Family Center" (JFC). Instagram @cahyadi_takariawan. Fanspage : https://www.facebook.com/cahyadi.takariawan/

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Agar Menantu dan Mertua Semakin Dekat Bersahabat

10 September 2021   05:48 Diperbarui: 10 September 2021   05:51 524
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar: www.weddingwire.in

"You can do a lot to stop your mom-in-law from turning into monster-in-law. Here are some simple steps that can help you develop a great rapport with her" --TNN, 2017.

Hubungan baik menantu dan mertua memberikan sangat banyak pengaruh positif dalam kehidupan keluarga kedua belah pihak. Keluarga anak dan menantu akan merasakan ketenangan dan kedamaian saat merasa diterima dan dihargai mertua. 

Demikian pula, keluarga besar mertua akan tenang dan damai saat mendapat perlakuan menyenangkan dari menantu.

Agar hubungan menantu dan mertua semakin dekat bersahabat, hendaknya kedua belah pihak bersedia untuk memulai kebaikan. Bersikap proaktif memberikan yang terbaik, tidak pasif menunggu pihak lainnya memberikan kebaikan kepada dirinya. Terlebih sebagai menantu --pendatang baru dalam keluarga besar mertua.

Berikut beberapa saran untuk menantu perempuan, yang saya nukil dari situs Times of India (2017). Beberapa tindakan berikut akan membuat menantu perempuan dan ibu mertua semakin dekat bersahabat.

  • Ketahui apa yang sensitif dan apa yang disukai ibu mertua

"Ask your husband for the issues that she may be touchy about. You may not know about family feuds and other such issues, so don't give your opinion before you know all the details" --TNN, 2017.

Tanyakan kepada suami Anda tentang tema yang mungkin sensitif pada ibu mertua. Bisa jadi ada perselisihan keluarga atau masalah-masalah sensitif dalam keluarga mertua yang tidak Anda ketahui. Maka jangan memberikan pendapat atau komentar sebelum mengetahui duduk perkaranya.

Tanyakan pula kepada suami, apa yang disukai ibu mertua Anda. Mengetahui hal yang disukai dan yang tidak disukai, akan membuat Anda lebih tepat dalam bersikap dan berinteraksi dengannya. Melakukan satu tindakan sederhana yang disukai ibu mertua, dapat merekatkan hubungan dengannya.

  • Berpakaian dan berpenampilan rapi dan sopan

"If you are out to impress, don't go dressed in clothes that are not ironed and hair that's not brushed properly" --TNN, 2017.

Ini bukan hanya ketika bertemu ibu mertua. Berpakaian rapi dan sopan semestinya Anda lakukan di manapun Anda berada. Ibu mertua pasti lebih menyukai menantu perempuan yang bernampilan rapi dan sopan, meskipun sedang tidak bersamanya.

Maka jangan mengenakan pakaian secara acak-acakan dan berpenampilan yang tidak menjaga kesopanan maupun kepatutan. Bagaimana Anda berpakaian dan berpenampilan, akan menjadi nilai bagi jati diri Anda. Jangan membuat malu mertua Anda disebabkan penampilan serta pakaian Anda yang tidak rapi dan sopan.

  • Jangan bersaing dengannya

"Accept the fact that a mother is bound to be possessive about her son. Even if your husband prefers your cooking to hers, don't point it out to her" --TNN, 2017.

Terima kenyataan bahwa seorang ibu pasti akan posesif terhadap anaknya. Ia telah mengandung, melahirkan, menyusui serta mengasuhnya dengan sepenuh jiwa. Ia merasa memiliki sepenuhnya. Maka jangan bersaing dengan ibu mertua.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun