Mohon tunggu...
Anak Tansi
Anak Tansi Mohon Tunggu... Jurnalis - Seorang perantau yang datang ke ibu kotar karena niat ingin melihat dunia lebih luas dari Jakarta

Seorang perantau yang datang ke ibu kotar karena niat ingin melihat dunia lebih luas dari Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi Pilihan

Indonesia Resmi Jabat Presidensi G20, Sebesar Ini Nilai Ekonominya

1 Desember 2021   14:50 Diperbarui: 1 Desember 2021   15:25 62 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber: setkab.go.id

Tanggal 1 Desember 2021 ini Indonesia sah jadi pemegang Presidensi G20 untuk tahun 2022. Kepemimpinan yang juga berarti Indonesia menjadi pimpinan dari 20 negara dengan pendapatan terbesar di dunia untuk satu tahun ke depan, Hingga pertemuan puncak di Bali pada Oktober tahun 2022 nanti. 

Penyebutan Presidensi, ---bukan Ketua--  tak sekedar karena menjadi tuan rumah, namun Indonesia juga bertanggungjawab dalam menyiapkan agenda dan memimpin isu serta bahasan yang akan dibicarakan.

Diluar citra dan kesan bagus  secara sosial dan politik yang akan ditimbulkan setelah acara nanti, potensi ekonomi yang dikandung dalam acara ini juga sangat besar dan memberi dampak positif kepada pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Pertumbuhan dan bergeraknya roda ekonomi domestik itu muncul tak lain karena masifnya rangkaian penyelenggaraaan acara yang agendanya berlangsung setahun penuh. 

Sehingga jumlah peningkatan konsumsi domestik diprediksi mencapai Rp1,7 triliun, serta potensi pertambahan  Produk Domestik Bruto (PDB) yang ditaksir mencapai Rp 7,47 triliun. 

Angka sebesar itu didasarkan pada kalkulasi jumlah delegasi yang akan hadir dalam 150 pertemuan dan event yang diperkirakan tidak kurang dari 5000 hingga 5800 orang untuk setiap acaranya.

"Pelibatan  UMKM dan penyerapan tenaga kerja sekitar 33 ribu  orang terjadi di berbagai sektor yang  diharapkan secara agregat akan 1,5-2 kali lipat daripada efek yang dicapai dalam pertemuan IMF-World Bank di 2018. Karena pertemuan ini berjalan sekitar 150 pertemuan selama 1 tahun atau selama 12 bulan," kata  Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Kelompok usaha yang paling besar akan menerima limpahan dari kegiatan ini antara lain  sektor akomodasi, makan-minum, pariwisata, dan yang terpenting adalah branding Indonesia di dunia internasional. "Dalam jangka panjang, branding itu akan meningkatkan confidence dari negara-negara lain terhadap Indonesia, dan Indonesia dapat menjadi central stage di dunia,"  Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Hingga saat ini, rangkaian Pertemuan G20 Presidensi 2022 berjumlah 150 events yang terdiri dari Pertemuan Working Groups, Engagement Groups, Deputies/Sherpa, Ministerial, dan KTT G20, serta Side Events. Tiga topik utama yang akan diangkat dalam Presidensi G20 Indonesia adalah: (i) Sistem Kesehatan Dunia; (ii) Transformasi Ekonomi dan Digital; dan (iii) Transisi Energi.

Sekarang, dengan status yang disandang tersebut, menjadi tantangan bagi sektor terkait untuk memaksimalkan kesempatan yang sudah terbuka.  

Apalagi pemerintah  telah membuka pintu terhadap peluang dan kesempatan yang ada, untuk para pelaku usaha. Tinggal lagi kesiapan dan kesediaan kelompok dimaksud. Jangan sampai terjadi ungkapan, itik berenang di air mati kehausan terjadi dari moment besar tersebut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ekonomi Selengkapnya
Lihat Ekonomi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan