Mohon tunggu...
Ongky Hojanto
Ongky Hojanto Mohon Tunggu... Human Resources - Public Speaking Academy

Penulis Buku best seller Pakar Public Speaking Indonesia versi koran kontan Founder Public Speaking Academy CEO Founder The Laundry Company Property Devloper & Investor Motivator Keuangan versi Metro TV

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Kesalahan Dalam Menutup Presentasi

1 November 2022   12:05 Diperbarui: 1 November 2022   12:12 106
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Lyfe. Sumber ilustrasi: FREEPIK/8photo

Motivator | Pembicara | Public Speaking "It doesn't matter how elegant the argument or inspiring the prose, a presentatuon won't move anyone if the presenter isn't visibly feeling what they are saying." -- John Neffinger

Pembukaan dalam sebuah presentasi atau public speaking sangatlah penting untuk menentukan jalannya presentasi atau public speaking tersebut. Untuk membangun hubungan yang baik dengan audiens Anda, maka semuanya akan dimulai saat Anda membuka presentasi. Membuka presentasi dengan sesuatu yang tidak membosankan dan juga menarik di mata audiens Anda akan membuat mereka penasaran dan ingin memperhatikan presentasi tersebut.

Namun, beberapa orang berpikir bahwa dalam sebuah presentasi hal terpentingnya adalah pembuka dan juga isi dari presentasi tersebut. Sehingga sering kali terlupa bahwa sebuah penutupan dalam presentasi juga penting dan termasuk ke dalam hal yang harus Anda perhatikan ketika membawakan presentasi.

Baca juga :

Tutuplah presentasi Anda dengan sesuatu yang mengesankan dan juga melibatkan emosi sehingga bisa membangkitkan emosi dan ketertarikan yang ada pada audiens Anda. Perhatikan beberapa kesalahan yang sering terjadi saat menutup presentasi dan menjadikan pentupan Anda menjadi tidak menarik.

3 Kesalahan penutupan dalam presentasi : 

1. Meminta maaf

Baik memulai maupun menyelesaikan sebuah presentasi atau public speaking, permintaan maaf tidak diperlukan apabila Anda tidak melakukan sebuah kesalahan. Anda cukup menyampaikan apa yang sudah Anda jelaskan kepada audiens Anda secara singkat, kemudian tutup presentasi tersebut dengan closing statement yang sudah Anda pilih sebelumnya.

Ingat, jangan meminta maaf untuk hal yang tidak Anda lakukan.

2. Penutupan yang panjang

Setelah Anda menjelaskan kembali atau me-review poin penting yang ada pada penjelasan Anda sebelumnya, hal yang diinginkan adalah audiens Anda yang mengingat poin tersebut. Dengan menutup presentasi dengan kalimat yang panjang dan berputar, akan membuat audiens Anda menjadi bosan dan bingung sehingga apa yang sudah diingat sebelumnya menjadi hilang.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun