Mohon tunggu...
om_nanks
om_nanks Mohon Tunggu... Lainnya - nikmati yang tersaji jangan pelit berbagi

☆mantan banker yang jualan kavling☆ ☆merangkum realita bisnis dalam sebuah tulisan☆ ☆penyelesaian kredit bermasalah advisor☆

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Dari Generasi ke Generasi

1 Januari 2023   02:17 Diperbarui: 1 Januari 2023   03:57 305
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dari Generasi ke Generasi

Hari kemarin tigapuluhsatu desember(31/12) sebagai tanda berakhirnya tahun 2022 dan sejak dini hari ini tepatnya pada pukul 00.01 seluruh dunia memasuki lembaran baru yang dimulai dari 1 Januari 2023.

Yang kemarin akan menjadi sejarah untuk dikenang dan sebagai pijakan untuk esok yang lebih baik.

Demikianlah kehidupan di dunia yang masing-masing memiliki generasinya sendiri-sendiri, dari generasi ke generasi berikut sesuai waktu dan lingkungan yang menyertai yang akan memberikan warna berbeda sesuai zamannya.

Dimulai dari mereka para leluhur yang disebut sebagai generasi tradisional yang terlahir sekitar tahun 1920-an. Merasakan betapa dahsyatnya krisis ekonomi global sebagai dampak perang dunia kedua hingga generasi modern yang lahir pada tahun 2010-an hingga 2025.

Peristiwa politik, perubahan kondisi perekonomian global dan perkembangan teknologi di setiap periode akan melahirkan generasi yang berbeda dengan ciri khas masing-masing.

Pengelompokkan masing-masing generasi bermanfaat banyak salah satunya dapat dipergunakan untuk kepentingan berwirausaha.

Memudahkan produsen atau penyedia jasa memetakan arah kebijakan bisnis supaya produk dan jasa yang dihasilkan dapat diterima oleh pasar mereka sesuai generasinya masing-masing.

Generasi Tradisional 

Dikenal sebagai Silent Generation (Generasi Bisu) bertepatan dengan masuknya teknologi televisi tanpa suara.

Generasi ini lahir di pada tahun 1922-1945.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun