Mohon tunggu...
Nurul Dwi Larasati
Nurul Dwi Larasati Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Blogger

Hiking enthusiast, blogger, movie lover

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

"Daniel isn't Real", Teman Imajinasi yang Menakutkan

15 Desember 2019   02:23 Diperbarui: 15 Desember 2019   02:28 62
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Mengalami trauma itu memang membuat seseorang jadi bertingkah lebih menarik diri. Seakan-akan menjauhi diri dari keramaian atau tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Trauma paling berat bisa tejadi pada konflik dalam keluarga. Suatu kejadian fatal akan terekam dan bisa saja menjadi suatu penyakit mental. Hal ini bisa terjadi oleh siapa saja, bahkan dari kecil hingga dewasa. Penyakit mental yang lama kelamaan mengendap akan menimbulkan seperti kepribadian ganda. 

"Daniel isn't Real" sebuah film bergenre thriller cocok bagi kalian yang suka dengan film yang sedikit menakutkan di tiap adegannya. Film yang mengisahkan tentang seorang mahasiswa baru bernama Luke (Mules Robbins) yang bermasalah di kampusnya dan memiliki trauma keluarga yang kejam. Seorang terapisnya membantu mengatasi masalahnya dengan menghidupkan kembali teman imajinasinya saat kecil, Daniel ( Patrick Schwarzenegger). 

Daniel memang sudah ada sejak Luke masih kecil. Ia telah dianggap sebagai teman satu-satunya bagi Luke. Bermain bersama seperti teman akrab saja. Luke selalu menuruti apa yang dikatakan Daniel, sampai bahkan memberikan dosis obat lebih ke dalam minuman untuk ibunya yang menyebabkan ibunya tak berdaya.

Saat itulah ibunya tahu bahwa Daniel itu tak nyata dan menyuruh Luke untuk menguncinya rapat-rapat di sebuah rumah, di mana itu adalah pikiran alam sadar terjauhnya Luke. Sayangnya, saat dewasa Luke mengalami ketidaknyamanan dalam hal belajar dan jauh dari ibunya. Diketahui bahwa ibunya juga memiliki penyakit mental. Sampai hingga waktunya Luke tahu bahwa Daniel telah keluar dari persembunyiannya.

Luke dewasa kini menjalin pertemanannya kembali setelah bertahun-tahun tak berjumpa. Seperti reuni saja. Mereka makin akrab dengan segala situasi dan kejadian. Seakan Luke lupa diri sampai Daniel bisa merajai pikiran Luke. 

"Daniel isn't Real" tayang perdana saat Festival Film South by Southwest pada tanggal 9 Maret 2019 dan resmi dirilis pada 6 Desember 2019 oleh distributor Samuel Goldwyn Films. Disutradarai oleh Adam Egypt Mortimer  dan diproduseri salah satunya Elijah Wood. 

Banyak sekali penghargaan yang didapat oleh film ini antara lain Horor Feature Competition dalam kategori Best Feature, Sutradara Terbaik di Brooklyn Horror Film Festival (2019), Buncheon Choice Award  untuk Sutradara Terbaik dan nominasi Best Feature Film di Buncheon  Internasional Fantastic Film Festival (2019). 

Selain itu dapat juga Penghargaan Aktor Terbaik, Best Motion Picture di Sitges-Catalonian Internasional Film Festival 2019, penghargaan SXSW Film Design Award dalam kategori Excellence on Poster Design di SXSW Film Festival (2019).

Beruntung saya bisa hadir di special screening-nya hari itu karena film "Daniel isn't Real" tidak akan tayang di bioskop pada umumnya. Secara eksklusif tayang di Mola TV. Apa tuh? Sebuah platform hiburan yang menyajikan berbagai konten eksklusif menarik dengan cara menggabungkan elemen live TV, on-demand viewing, interaktif dan social media. Hadir juga Adinia Wirasti dan Kimo Stamboel saat diskusi setelah nonton film usai.

Kiri-kanan : Mirwan Suwarso, Adinia Wirasti, Kini Stamboel dan Moderator
Kiri-kanan : Mirwan Suwarso, Adinia Wirasti, Kini Stamboel dan Moderator

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun