Mohon tunggu...
Nur Fajrina
Nur Fajrina Mohon Tunggu... Administrasi - Bogor Regency

Ina | penikmat senja, kopi, sastra | writing | reading | travelling | cat lover | good listener

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Bijak dalam Berbelanja untuk Hindari ‘Tekor’ di Tanggal Tua

6 Mei 2015   11:01 Diperbarui: 18 Februari 2016   20:55 93 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Halooo readers! Apa kabar di tanggal muda? Kayaknya cerah-cerah nih mukanya. Enak memang ya namanya tanggal muda. Duit masih segepok dan bisa disisihin buat belanja, jalan-jalan ke pantai, jalan-jalan ke gunung, jalan-jalan ke hatimu *eh salah* , dan jalan-jalan ke tempat wisata lainnya. Hati-hati, terlalu menuruti keinginan bisa menjadikan kita impulsif dalam mengeluarkan uang. Ngga mau kan berpesta pora di awal-awal bulan dan berujung pada puasa di 10 hari akhir bulan? Hihihi.

 

Ntar yang ada kita ngedumel...”Gaji gue lewat begitu aja!”

“Aduhhh maaakkk gajiku....datang dijemput pergi ngga permisi!”

“Aih....baju di butik ini harganya tiga perempat gaji gue! Beli kaga ya? Kalo beli...ntar setelah tanggal 15 gue makan apa? Makan batu? Ngga beli? Aduh gengsi bo. Yaudah beli ah...masih tanggal 5 ini...”

Nah kalo udah gitu mau salahin sapa coba? Nyalahin pacarnya pacar gitu? Nyalahin emak gueh? Nyalahin gebetannya mantan gebetan? *ditimpuk sepatu*

 

Berikut ini adalah beberapa tips mengelola keuangan ala saya....

1.Bikin pengaturan keuangan.

(sumber)

Saya membiasakan bikin daftar list kebutuhan. Mulai dari beli bumbu dapur, biaya makan, biaya kos, biaya khusus perempuan seperti jatah beli kosmetik, sepatu dan pakaian. Ada pos-pos anggaran masing-masing sehingga saya terhindar dari perasaan 'banyak duit' di tanggal muda. Saya juga menyisihkan 'dana cadangan' yang bisa menolong di akhir bulan.

2.Mengurangi kunjungan ke supermarket dan mall jika hari sebelumnya udah belanja bulanan.

3.Bikin list barang yang mau dibeli sebelum pergi ke supermarket untuk menghindari barang yang terlupa. Dengan cara demikian, saya juga bisa memprediksikan berapa uang yang bakal dihabisin. Saya memilih supermarket besar jika mau belanja barang bulanan. Selain stoknya lengkap, banyak potongan harga yang diberikan.

(sumber)

Kalo cuma berbelanja 1-2 jenis barang atau sayuran, saya pilih ke warung.

4. Mencari tempat belanja yang praktis dan harganya terjangkau, khususnya untuk baju, tas dan sepatu. Online shop bisa dijadikan alternatif karena biasanya harga yang ditawarkan jauh lebih rendah dari harga pasaran. Logikanya, pemilik online shop ngga membayar harga sewa toko konvensional dan gaji karyawan-karyawan. Sehingga, toko virtual berani memberi harga barang lebih rendah dari butik dan gerai di mall.

Tentunya, dalam menentukan pilihan online shop harus selektif. Jangan sampai ketipu sama toko online yang abal-abal gaeesss. Salah satu website online terpercaya di jagat dunia maya adalah www.shopious.com . Shopious mengiklankan akun toko-toko online yang aman dan terpercaya. Kita bisa melihat direktori daftar toko online yang ada. Barang yang tersedia juga banyak, mulai dari pakaian wanita, pakaian pria, tas, kosmetik, sepatu, aksesoris gadget, jam tangan pria, hingga pakaian bayi. Mau cari kado buat tetangga atau teman yang baru melahirkan dedek unyu juga bisa kan.

1430884730638098239
1430884730638098239

Model yang tersedia juga bervariasi. Yang jelas, belanja di Shopious juga fleksibel dari segi waktu. Ngga ada istilah capek naik turun tangga pusat perbelanjaan ke toko di lantai 1 hanya untuk cari baju sejenis dengan harga lebih murah dari di toko lantai 5.

1430884774208762912
1430884774208762912

Setelah memilih dan menemukan yang cocok, segera bicarakan kelanjutannya ke orang tua *ups* ,hubungi toko penyedia barang.

5. Memberikan reward pada diri sendiri jika berhasil tahan akan godaan lapar mata.

6. Belanja bareng orang laki-laki. Biasanya mereka ngga betah berlama-lama nemenin kita, otomatis kita terselamatkan hanya dengan membeli barang yang penting aja. Bagi sebagian lelaki, mengantarkan perempuan berbelanja di luar adalah hal yang membosankan. Ini pengalaman pribadi saya.

“Aduh Mba adek anter aja ya...ngga ikut masuk tokonya,” kata Fahmi.

“Mau beli baju? Sama Ibumu aja deh....” kata bapak.

“Buruan napa jangan kelamaan milihnya. Udah pilih yang terakhir kamu pegang tu bagus.....”kata Fikri.

7. Belanja bareng temen wanita yang cermat!

Oke deh, segitu dulu tips ala saya. Kamu punya tips lainnya? Bagi dong.... ^_^

Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan