Mohon tunggu...
Nofiyanti
Nofiyanti Mohon Tunggu... Guru - Guru

Man Jadda wajadda

Selanjutnya

Tutup

Parenting Pilihan

Kasih Sayang Sejati

3 September 2022   12:10 Diperbarui: 3 September 2022   12:20 103 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Parenting. Sumber ilustrasi: Freepik

Zaman sekarang ini sering sekali terdengar anak yang usianya sudah dewasa bahkan sudah berkeluarga, masih saja bergantung kepada orangtuanya khususnya dalam segi finansial. Dan kebanyakan hal ini terjadi pada keluarga menengah ke atas.

Sebagai bahan pembelajaran bagi kita semua, penulis ceritakan sedikit pengalaman di lingkungan sekitar. Ada Seorang anak laki-laki yang usianya sudah cukup dewasa sekitar 27 tahunan. Anak tersebut tidak mau bekerja, setiap hari kegiatannya hanya makan, tidur, main. Orang tuanya kuwalahan bagaimana cara memotivasi agar anak tersebut bisa mandiri demi keberlangsungan hidup selanjutnya. 

Ada lagi anak laki-laki yang sudah berkeluarga, anak tersebut hutang sampai ratusan juta, dan selalu meminta orang tuanya untuk membayarkan hutangnya. Di usia rentanya, orang tua tersebut tertatih-tatih untuk bisa membantu finansial anaknya meskipun harus menderita. Sedangkan anaknya tidak berpikir bagaimana penderitaan orang tuanya. Sebenarnya apa yang menjadi akar penyebab masalah ini?

Kalau dilihat dari cerita kehidupan waktu kecilnya, anak-anak tersebut terbiasa dipenuhi keinginannya dengan sangat mudah. Orang tua mencurahkan kasih sayangnya melalui pemberian fasilitas yang berlebihan tanpa melihat dampak di masa depan. Kesalahpahaman orang tua dalam memberikan kasih sayangnya kepada anak inilah yang membuat anak tidak bisa hidup mandiri dan selalu tergantung dengan orangtuanya. Maka dari itu, mulailah didik anak-anak untuk bisa mandiri dari kecil, dengan tidak mudah membersihkan fasilitas yang diinginkan anak. Kasih sayang sejati orang tua adalah yang memberikan didikan terbaik untuk bekal hidup di masa depan. Semangat menjadi orang tua terbaik untuk anak-anak

Mohon tunggu...

Lihat Konten Parenting Selengkapnya
Lihat Parenting Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan