Mohon tunggu...
Noer Ima Kaltsum
Noer Ima Kaltsum Mohon Tunggu...

Ibu dari dua anak dan suka menulis

Selanjutnya

Tutup

Humor

Blasteran Prancis

3 April 2019   16:14 Diperbarui: 3 April 2019   16:33 0 2 0 Mohon Tunggu...
Blasteran Prancis
p-20190402-062111-1-5ca47df795760e6b5870f2b4.jpg

Tulisan ini dimuat di Solopos, Selasa, 2 April 2019 dan disunting kembali seperlunya

AH TENANE

BLASTERAN PRANCIS

Oleh: Noer Ima Kaltsum

Jon Koplo salah seorang siswa di salah satu bimbingan belajar bonafide di Karanganyar. Setelah selesai belajar Koplo bermain di dalam ruangan. Beberapa tentor mengawasi siswa yang belum dijemput orang tuanya.

Sore ini Lady Cempluk terlambat menjemput Jon Koplo di tempat bimbingan belajar karena suatu hal. Beberapa saat kemudian, Cempluk sampai di tempat bimbel. Koplo dicari di mana-mana tetapi tidak ada. Kebetulan sore itu hujan. Beberapa karyawan mencari Koplo di luar kantor. Setiap gang di jalan kampung disusuri, tapi hasilnya nihil. Cempluk juga mencari di sepanjang jalan raya, tapi Koplo tidak ada.

Cempluk kembali ke bimbel. Di sana sudah datang Genduk Nicole, sang founder bimbingan. Cempluk langsung menyalahkan pihak bimbingan yang lalai mengawasi siswa bimbingannya.

"Mbak Nicole, ini gimana? Anak saya diculik orang. Sudah dicari tidak ketemu. Perlu Mbak Nicole ketahui, anak saya blasteran Prancis. Kalau Koplo sampai tidak ketemu, saya bisa melaporkan ke polisi. Karena kejadiannya di bimbel, maka bimbel harus bertanggung jawab!"

Berkata demikian, Cempluk sambil menangis tersedu-sedu. Nicole dan orang-orang yang mendengar kalimat anak saya blasteran Prancis, tersenyum. Namun, Nicole tetap saja  panik. Karyawan dan tentor yang ada mendadak diberi pengarahan.

Kejadian ini membuat semua ikut panik. Koplo tadi masih ada di dalam kantor. Seharusnya kalau pergi, dia pamit pada tentor atau karyawan bimbingan.

"Bu Cempluk, tenang dan sabar. Kita cari solusi. Bimbel akan bertanggung jawab," kata Nicole.

Cempluk duduk di teras bimbel, lalu membuka hp. Tiba-tiba Cempluk bilang, "Mbak Nicole, ternyata Koplo dijemput budenya. Maafkan saya, ya. Saya malu karena telah membuat semua panik. Koplo kok ya nggak pamit. Budenya juga nggak bilang pada bimbel."

Cempluk tersenyum malu, mukanya sedikit merona. Nicole tersenyum tapi hatinya sedikit dongkol. Ketika Cempluk sudah pergi, Nicole bilang pada tentor dan karyawan bimbel, "Bayangin, anak blasteran Prancis. Kalau hilang, kita kan gak bisa mencarikan gantinya." Semua terkekeh. (SELESAI)