Mohon tunggu...
Nilam Sinta Alfiah
Nilam Sinta Alfiah Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa

Berbuat baik tanpa alasan

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Meningkatkan Kegiatan Literasi dengan Pendampingan Daring Siswa dan Orangtua

20 September 2021   22:00 Diperbarui: 20 September 2021   22:35 354
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Literasi merupakan seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. 

Literasi diperlukan untuk menunjang kehidupan yang lebih baik karena literasi dapat membentuk individu yang berpengetahuan dan memiliki nilai budi pekerti yang baik.

Menurut Forum Ekonomi Dunia 2015 gambaran tentang keterampilan abad ke-21 yang sebaiknya dimiliki oleh seluruh bangsa di dunia meliputi literasi dasar, kompetensi, dan karakter. Untuk menyukseskan pembangunan Indonesia di abad ke-21 diperlukan peningkatan literasi. 

Namun kenyataannya, laporan PISA akhir tahun 2019 menunjukan bahwa skor membaca Indonesia berada pada peringkat 72 dari 77 negara, skor matematika Indonesia berada pada peringkat 72 dari 78 negara, dan skor sains Indonesia berada pada peringkat 70 dari 78 negara. Tiga skor untuk aspek membaca, matematika, dan sains mengalami menurun dari tes PISA 2015.

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai lembaga pendidikan tinggi yang fokus dalam bidang pendidikan merasa terpanggil untuk mengambil peran memberikan kontribusi dalam program peningkatan indeks literasi nasional melalui kegiatan Kulaih Kerja Nyata (KKN) tematik literasi yang dilakukan oleh mahasiswa. 

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia (LPPM UPI) menentukan tema "Literasi Dan Rekognisi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka-Pusat Prestasi Nasional" untuk Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang II Tahun 2021.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan KKN Tematik UPI dilakukan dalam jaringan (daring) untuk meminimalisir terjadinya kasus Covid-19. Salah satu program wajib yang dilaksanakan setiap mahasiswa adalah pendampingan pembelajaran daring siswa yang mendukung kegiatan literasi (baca tulis, numerasi, sains) dan pendampingan orang tua dalam membimbing anak melalui pembelajaran daring yang mendukung kegiatan literasi (baca tulis, numerasi, sains).

Pendampingan siswa dan orang tua dilakukan melalui Grup WhatsApp dengan memberikan arahan kegiatan literasi di rumah. Kegiatan KKN yang dilakukan oleh penulis sasarannya adalah 10 orang tua dan siswa kelas 5 SDN CIANGSANA 03, Kp. Cikeas Parung RT 03/07, Ciangsana, Kec. Gunungputri, Kab. Bogor, Prov. Jawa Barat. 

Kegiatan hari pertama untuk literasi baca tulis dilakukan oleh mahasiswa dengan menyediakan beberapa bacaan cerita pendek kemudian dibagikan melaui Grup WhatsApp kepada orang tua, lalu orang tua diarahkan mengawasi dan membantu anak dalam memahami kata-kata saat melakukan kegiatan membaca, kemudian anak (siswa) dituntut untuk memahami bacaan dan mencari pesan moral dari cerita pendek yang telah dibagikan.

Kegiatan hari kedua untuk literasi numerasi dilakukan oleh mahasiswa dengan menyediakan beberapa soal mengenai operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) kemudian dibagikan melaui Grup WhatsApp kepada orang tua, lalu orang tua diarahkan mengawasi anak (siswa) agar menghitung dengan jujur sesuai kemampuan, kemudian anak (siswa) dituntut untuk mengerjakan soal tersebut untuk mengasah operasi hitung yang telah dipelajari.

Kegiatan hari ketiga untuk literasi sains dilakukan oleh mahasiswa dengan memberikan contoh pengerjaan tugas mengenal lingkungan sekitar kemudian dibagikan melalui Grup WhatsApp. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun