Mohon tunggu...
Nikmatul Sugiyarto
Nikmatul Sugiyarto Mohon Tunggu... Tutor - Tutor

Berekspresi tanpa batas

Selanjutnya

Tutup

Politik

Desa Ganjar di Banjar Madura

21 Maret 2023   19:18 Diperbarui: 21 Maret 2023   21:01 242
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber Image : Twitter Yusuf Dum-dum

Tau nggak, cerita kemenangan Joko Widodo dalam pilkada periode kedua di Kota Solo? Sini deh intip ceritanya dari berbagai sumber. Aku kira cuma bohongan cerita Jokowi menang di pilkada Solo dengan meraup suara sebesar 90%, ternyata setelah kucrosscheck benar data itu.

Lebih tepatnya perolehan angka Jokowi  dan wakilnya FX Hadi Rudyatmo berada pada presentase 91,08%, mengalahkan paslon yang diusung Partai Demokrat kala itu. Keberhasilan Jokowi pada pemerintahan Solo periode pertama membuat warga tak lagi meragukan kepemimpinannya di periode kedua.

Ketresnoannya warga solo pada eks tukang kayu itu terlihat dari usaha mereka dalam meramaikan pilkada kota Solo kala itu. Tidak ada tim kampanye yang dibentuk ataupun seruan untuk meramaikan pesta demokrasi, tapi mereka berbondong-bondong mendandani diri dan lingkungan tinggal mereka untuk mendukung Jokowi.

Usaha yang mereka lakukan diantaranya dengan memasang beberapa banner di sejumlah tempat yang gampang diakses warga, hingga membuat kaos yang ada gambarnya paslon kebanggaan mereka. Tidak ada yang namanya duit untuk bikin kaos atau buat banner, semua keluar dari kantong mereka sendiri. Bikin heran bukan?

Hal itu pula yang kurasakan sekarang saat ada sebuah desa di Madura yang bergerak serentak mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres dalam Pemilu 2024 nanti. Namanya Desa Banjar, entah suatu kebetulan apa nama desa mereka itu sebelas-dua belas lho dengan tokoh yang mereka dukung, Ganjar.

Bukan gubernur mereka, Khofifah yang diagung-agungkan tapi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Yang terakhir sih kabarnya Khofifah menjadi pertimbangan menjadi cawapres Anies Baswedan dalam kontestasi pilpres nanti, entah jadi atau tidak hingga sekarang belum jelas hilalnya.

Lalu apa yang membawa warga Desa Banjar ini berbondong-bondong memberikan dukungannya kepada gubernur dua periode itu? Tentu saja tentang bagaimana dia memimpin Jawa Tengah, bagaimana dia berbaur dengan masyarakat di seluruh Indonesia.

Kehangatannya saat ngobrol dengan warga memberi kenyamanan sendiri bagi lawan bicaranya. Tidak mesti yang halus dan lembut, cukup dengan bahasa sehari-hari yang menghilangkan kecanggungan, dan menghadirkan suasana hangatnya pertemanan.

Belum lagi bagaimana cerita rekam jejaknya sebagai gubernur Jawa Tengah yang tersiar dimana-mana. Jangankan Jawa Timur, Lampung dan daerah di luar Jawa saja tidak absen dari pengenalannya terhadap Ganjar.

Yang terbaru saja, gubernur satu itu sedang sibuk mempersiapkan piranti untuk mudik warganya, seperti mudik gratis hingga perbaikan jalan besar-besaran di beberapa ruas jalan. Itu semua tak luput dari pengamatan warga Banjar.

Di sela-sela aktifitas sehari-hari, mereka kerap sekali meluangkan waktu untuk membuat kegiatan atau karya bagi tokoh yang mereka dukung. Seperti yang baru-baru ini mereka lakukan, menyablon baju dengan gambar Ganjar Pranowo, bukan yang aestetik karena hanya kaos sisa.

Bukan kaos apa pula yang jadi pointnya, tapi bagaimana kesolidtan dan kekompakan mereka dalam mendukung Ganjar Pranowo yang menjadi pusat perhatian orang-orang di lain daerah.

Setelah jadi kaos dengan sablonan wajah gantengnya Ganjar Pranowo, mereka menggelar senam bareng. Heboh sekali suasana yang terlihat dalam video. Dengan spirit '45 mereka menggerakkan badan, ceritanya untuk menjaga kesehatan biar bisa menggelorakan dukungan buat pemimpin idaman mereka.

Entah kabar tentang bentukan desa Ganjar ini sudah sampai di telinga si empu pemilik nama atau belum. Kalaupun sudah aku kepo sama reaksi gubernur satu itu, geleng-geleng kepalakah sambil guyon nanggep warga atau lebih ciamik lagi reaksinya si bapak?

Jangankan kenal warga Banjar, bertemu mereka kapan saja pasti tidak terekam jelas di memori. Hanya berbekal pengetahuan dan beberapa kali gubernur rambut putih itu berkunjung ke Jawa Timur saja, warga Banjar tahu siapa sih sosok Ganjar Pranowo. Selain itu, semua terekam jelas di media sosial.

Awalnya memang disebut pencitraan karena selalu memperlihatkan aktivitasnya menjalankan tugas, tapi tujuan utamanya bukan itu. Beberapa kali dikatakan, apa yang terlihat di medsos ya itu dia. Ganjar yang sedang memantau perkembangan daerahnya, dari infrastruktur sampai realisasi berbagai program itu semua terangkum dalam medsosnya.

Bisa dibilang itu bentuk laporan, ketransparansiannya kepada rakyat. Mereka perlu tahu bagaimana pemimpinnya menjalankan tugas, bagaimana kinerjanya, dan sampai mana daerahnya itu berkembang di bawah komando gubernurnya.

Tak peduli haters menyebutnya pencitraan karena yang terpenting adalah memprioritaskan tuannya. Itu semua dilakukan Ganjar bukan sekali-dua kali tapi setiap hari selama ia menjabat sebagai gubernur Jawa Tengah dua periode ini. Kuncinya yang ia pegang adalah konsisten.

Ya seperti itulah pemimpin yang dicari rakyat. Tak heran warga Banjar dengan segala usahanya mempersembahkan tempat tinggalnya sebagai desa Ganjar, yang full senyum mendukung gubernur Jawa Tengah itu menuju kursi pemimpin negeri ini melanjutkan Joko Widodo.

Tak perlu instruksi, ataupun piranti lain untuk mendukung orang yang mereka tresnani, seperti halnya warga Solo yang full heart mendukung Jokowi menjadi wali kota Solo kala itu, warga Desa Banjar pun juga dengan segenap hatinya mendukung Ganjar Pranowo dalam kontestasi pilpres 2024 nanti.

Itu hanya satu komunitas dari banyaknya pendukung Ganjar yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, mereka semua memiliki cara beda-beda dalam menunjukkan rasa cinta dan sayangnya kepada Ganjar Pranowo.   

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun