Mohon tunggu...
Ngainun Naim
Ngainun Naim Mohon Tunggu... Dosen - Dosen

Penulis buku JEJAK INTELEKTUAL TERSERAK (2023). Dosen UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Jawa Timur. Pengelola http://www.spirit-literasi.id. dan http://www.ngainun-naim.blogspot.com.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Integritasmu Penentu Masa Depanmu

2 Juni 2022   20:19 Diperbarui: 2 Juni 2022   20:25 443
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Serba Instan

Generasi milenial dan generasi Z menghadapi tantangan yang tidak ringan terkait dengan budaya membaca. Saat membaca buku cetak belum menjadi tradisi dalam masyarakat kita, datang zaman digital dengan begitu derasnya. Produk-produk media sosial terus bermunculan. Produk-produk itu lebih memiliki daya tarik dibandingkan harus menekuni kata demi kata dalam deretan teks tertulis di buku.

Instagram, Twitter, dan Tik Tok adalah media sosial yang tidak mengajak pembacanya untuk membacanya. Jika dicermati, media-media itu secara langsung atau tidak langsung mengajak untuk melakukan sesuatu serban instan.

Lihat saja bagaimana orang menjadi viral karena sesuatu yang sesungguhnya tidak berkaitan dengan kualitas diri. Aspek semacam ini lebih menarik dibandingkan harus bersusah payah berproses menekuni jalan menuju sukses.

Namun demikian sukses yang dicapai dengan cara instan sifatnya tentatif. Ia tidak akan lama. Dalam rentang waktu tertentu ia akan lenyap seiring datangnya hal baru. Hal ini disebabkan karena suksesnya tanpa topangan kualitas diri.

Teks-teks yang disajikan di media sosial juga sangat pendek. Ringkas, padat, dan tidak membutuhkan pemberdayaan intelektualitas. Siapa pun bisa eksis. Tinggal nasib saja yang menjadi penentunya.

dokpri
dokpri

Renald Kasali dalam buku Disruption (2017) menulis bahwa kita semua harus menyadari bahwa dunia ini sudah berubah. Ya, berubah dalam banyak sisi kehidupan. Jika tidak ada kesadaran, dampaknya sangat luar biasa.

Kasali menulis beberapa aspek sebagai titik perhatian. Pertama, teknologi telah mengubah titik pijak kita. Sekarang ini banyak hal bertransformasi menjadi jasa yang serba digital. Peran manusia berkurang drastis.

Kedua, perubahan ini didukung oleh generasi baru. Mereka ini disebut oleh Kasali sebagai kekuatan mayoritas dalam peradaban baru. Generasi baru ini begitu cepat beradaptasi dengan perubahan, sementara generasi yang lebih tua relatif tertinggal dengan perkembangan.

Ketiga, teknologi bergerak sangat cepat. Implikasinya, manusia dituntut untuk berpikir dan bertindak juga secara cepat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun