Mohon tunggu...
Sid noise
Sid noise Mohon Tunggu... Jangan Mau di Bungkam

Akun subsidi

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Wanita di Antara Mistik dan Politik Jawa Kuno

18 Juli 2020   15:45 Diperbarui: 18 Juli 2020   15:37 33 3 2 Mohon Tunggu...

Jika warga amerika punya gerakan untuk ramai - ramai datang ke area 51 yang di kabarkan banyak alien hilir mudik di sana, di indonesia ada hal serupa yaitu ramai - ramai pakai baju warna hijau ke pantai selatan.

Dalam kajian ilmiah sejarah nyi roro kidul di golongkan dalam kategori Mite, yaitu teman nya legenda dan dongeng. Berbeda dengan saudara nya, mite biasanya yang jadi tokoh utama adalah makhluk supranatural, ini adalah bagian dari cerita rakyat.

Awal cerita ini muncuk tidak di ketahui pasti namanya juga poklor namun perkiraan nya sebelum masehi sebelum orang indonesia mengenal tulisan cerita ini sudah muncul. Dugaan para ilmuan adalah di pantai selatan itu ombak nya sangat besar, sangat kuat dan sering terjadi badai. 

Silahkan di lihat letak geografis letak pantai selatan jawa beberapa Mill dari pantai itu terdapat palung jawa yang menjadi salah satu terdalam di dunia, dan jika di lihat dari letak nya tidak seperti laut bali di depan nya ada daratan australia, pantai selatan tidak menghadap ke daratan langsung mentok ke kutub selatan.

Di pantai selatan khususnya di jawa barat sering terjadi badai, jika ada yang tenggelam tidak muncul lagi karena ada palung, kemudian di hadapkan lautan yang luas yang memungkin kan makhluk besar dan aneh bermigrasi jadi sangat wajar jika orang zaman dulu menyangkutkan hal ini dengan supranatural. Dugaan nya karena seperti ini, orang zaman dulu memitoskan sosok kanjeng ratu kidul.

Yang terkuat catatan nya mengenai siapa yang pertama kali menceritakan ini adalah orang padjajaran yang punya cerita dewi kandita yang di santet kemudia di buang ke laut dan akhirnya jadi penguasa dedemit, cerita ini di ketahui lebih awal dari cerita mataram. Jadi meskiun cerita nyiroro kidul ada di jawa barat, jawa tengah, jawa timur dan bali tetapi terkuat nya cerita ini muncul dari jawa barat, kemungkinan besar di sekitaran sukabumi.

Secara ilmiah dari sudut pandang rasional kanjeng ratu ini tidak ada, jadi mohon maaf kepada para spiritualis jawa, raja - raja di mataram juga para ajudan nya di sana jika memang percaya silahkan.

Kenapa cerita nyiroro kidul menjadi populer, ceritanya menjadi sangat kuat bahkan kanjeng ratu selatan dan nyiroro kidul bersatu padahal si generasi cerita awal nya berbeda, dugaan saya itu gara - gara pak sutawijaya beliau ini adalah raja pendiri kerajaan islam mataram sekitar abad ke 16 kurang lebih tahun 1500.

Kronologis nya karena pada masa itu orang jawa tidak percaya kalau ada pemimpin yang berasal dari rakyat jelata, mereka percaya pemimpin itu darahnya beda. Masyarakat biasa darah nya merah sedangkan pemimpin darah nya biru  sebab tidak ada pemimpin yang darah nya sama, strata nya sama, bisa memimpin ini masyarakat jawa kuno khusus nya pada masa hinduisme darah biru keturunan dewa. 

Jadi ketika raja itu meninggal maka yang harus menggantikan adalah keturunannnya, atau kerabat, karena diyakini sama - sama suka film biru, maksud saya darah nya biru. Tidak boleh sembarangan sudah trah nya harus begitu, yang dewasa ini terjadi pada pangaggum habib.

Dalam sejarah indonesia khususnya jawa ada 2 orang raja yang dia tidak di angkat berdasarkan silsilah pertama ken arok dia sudra yang kedua sutawijaya. 

Dua orang ini ketika mau diangkat jadi raja mereka harus melegitimasi kerajaannya, harus menekankan kepada masyarakat bahwa kami bukan lah keturunan raja tapi kami berhak salah satu nya klaim akan kekuatan magis kekuatan dewa.

Ken arok menghubungkan dirinya dengan cerita bahwa ibunya di perkosa / di curangi sama dewa brahma yaitu menyamar jadi suami ibunda ken arok dan melakukan hubungan yang di inginkan dan jadilah ken arok. Klaim ken arok bukan keturunan raja melainkan langsung sebagai keturunan dewa dengan inilah dia melegitimasi kekuasaan nya.

Kemudian sutawijata yang juga bukan merupakan keturunan raja, dia yang membunuh aria panangsang dengan cara yang agak berbau keberuntungan. Ketika sutawijaya menemukan momentum bisa saja dia menguasai tanah jawa dia sadar bahwa dia ini bukan keturunan raja. Dia mau menghubungkan dengan dewa tidak bisa karena dia muslim dan 1/2 atau 1/3 atau 1/4 pendudukan jawa pada waktu itu sudah memeluk islam.

Dugaan saya dan juga sejarawan lain bahwa sutawijaya membuat alternarif cerita bahwa ratu pantai selatan dengan dirinya sudah ada menyepakati sebuah kontrak begitu juga eyang sapujagat penguasa merapi untuk mendirikan sebuah kerajaan yang belakangan di beri nama kerajaan mataram dan sekarang jadi yogyakarta.

Sekali lagi Mohon maaf kepada orang jawa yang masih memegang prinsip kepercayaan ini saya menghargainya ini saya ambil dari konteks sejarah. Sutawijaya mengklaim bahwa sebelum dia mendirikan kerajaan, dia sudah menikahi ratu pantai selatan kemudian kesepakatan kontrak dengan penguasa merapi. Makanya jika di lihat secara geografis kerajaan mataram ini tepar sejajar dengan puncak merapi dan pantai parang tritis.

Dari sinilah cerita itu di sakralkan yang asalnya di jawa barat cerita ini adalah cerita rakyat, ketika sudah masuk dalam legitimasi politik sutawijaya cerita nya jadi sakral, tiap tahun ada kepala kerbau yang di larung dan upacara ritual lainnya.

Jadi menurut saya ratu pantai selatan hanya menjadi legitimasi magis bagi sutawijaya atau setelah menikah namanya di ganti menjadi panembahan senopati.

Kebohongan nyiroro kidul juga bisa di lihat dari betapa mudah nya orang membuat versi baru cerita. Awal mula dewi kandita mungkin namanya siapa, kemudian diganti menjadi nyai yang sakit hatinya nyi loro kidul, kemudian diganti menjadi gadis dari selatan nyi roro kidul kemudian di hubungkan dengan ratu pantai selatan yang sebenarnya beda tokoh dimana nyi roro kidul hanya patih nya, hanya anak buah ratu pantai selatan, kemudian di gabungkan menjadi sosok yang sama.

Kemudian ada nyi blorong satu versi menyatakan sebagai anaknya, ada nyi roro anteng dan seterusnya ini menunjukan perkembangan cerita itu sendiri.

Cerita rakyat harus kita hargai sebagai kekayaan juga tradisi  dan pasti dalam setiap cerita ada pelajaran yang di sisipkan disana.

Di pantai selatan pakai baju hijau bukan nyi roro kidul benci tapi baju hijau menyamarkan anda dengan lautan selain karena arus di sana yang kuat.

VIDEO PILIHAN