Mohon tunggu...
Nathan Bulang
Nathan Bulang Mohon Tunggu... Petani - Perang Kefanaan

Pengembara

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Tinta Cinta Sumba

11 November 2017   19:50 Diperbarui: 11 November 2017   20:45 1066
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Hari ini aku bersyukur masih sempat goreskan tinta ini pada diary suci dalam sanubari

Ya, sederhana saja

Ini bukan tentang senja yang hilang kemarin sore

Bukan tentang sunset yang sirna ditelan gelapnya malam

Tetapi ini tinta untuk cinta pada kata,

Kata tentang negeri sabana, negerinya ribuan kuda sandalwood

Kala gitar bosanova melantunkan kerinduannya pada nada

Bit memori sontak menerawang kesana

Pada lautan sabana cantik

Luas tak terkata kata si Taufik izmail

Pada suara ringkikan kuda kala senja

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun