Mohon tunggu...
Natalia Zesika
Natalia Zesika Mohon Tunggu... Mahasiswa - Hola

Hi

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud Pilihan

Tidak Ada Seorang Pun yang Dapat Memahamimu Selain Dirimu Sendiri

24 Februari 2021   17:16 Diperbarui: 24 Februari 2021   18:09 10482
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pernahkah kamu merasa bahwa tidak ada seorangpun yang mampu memahami dirimu? Mereka seolah-olah hanya mementingkan egonya sendiri. Kamu merasa di abaikan, tidak di-bersamai, tidak dirangkul dengan orang-orang yang kamu sayangi. Ya. Itu mungkin akan terjadi pada masing-masing kita. Hal ini tentunya terjadi bukan hanya karena kebetulan saja. Melainkan ini terjadi karena ada alasannya. Mungkin ini adalah sebuah proses dimana kamu harus mampu belajar untuk memahami dirimu sendiri, mengerti apa yang sedang kamu butuhkan dan apa yang harus kamu lakukan terhadap dirimu atau mungkin saja ini adalah proses pendewasaan diri.

Mungkin beberapa dari kita sedang berada di posisi ini. Merasakan bahwa semua orang tidak pernah mengerti apa yang kita rasakan. Siapakah orang yang mampu memahami dirimu? Apakah sahabat mu? Apakah dia kekasihmu? Atau bahkan keluargamu? Rasanya.. tidak ada seorangpun yang paham akan hal ini. Tenanglah. Ini bukan sebuah kutukan ataupun hukuman untuk dirimu. Nikmati saja proses dan alurnya. Cobalah untuk memahami dirimu sendiri. Apa yang sedang kamu butuhkan? Cobalah berkomunikasi dengan dirimu sendiri dengan caramu sendiri. Cobalah untuk berdamai dengan dirimu sendiri. Apa yang kamu butuhkan? Apakah sebuah pertolongan? Atau hanya sebuah pujian? Atau mungkin kasih sayang dan pelukan hangat dari orang disekitarmu? Lalu, siapakah yang mengerti itu semua? Hanya kamu bukan? Ya. Jawabannya adalah kamu sendiri. Apakah ada orang selain kamu yang mengerti bahwa kamu sedang terjatuh? Tidak. Selain dirimu sendiri. Terimalah kenyataan pahit tersebut.

Mungkin pernah disaat kau mencoba untuk menceritakan yang sedang kamu rasakan kepada orang lain namun responnya hanya sebatas kata seperti "Yang sabar ya, jangan sedih dong.. kamu harus kuat". Pastinya setelah mendengar perkataan tersebut seketika kamu marah, sedih dan kecewa atas respon orang lain terhadapmu. Bukan ketenangan yang kamu rasakan melainkan guncangan terhadap emosimu. Jangan dengarkan mereka. Tetaplah menangis ketika kamu sedang bersedih. Menangislah sekencang-kencangnya. Karena menangis adalah cara terbaik dalam melampiaskan emosi mu. Jangan pernah malu untuk di cap sebagai orang yang cengeng. Menangis itu adalah hal yang wajar. Menangis itu manusiawi. Pria ataupun wanita sama-sama manusia. Jadi, tidak perlu takut apalagi malu jika orang lain menganggap mu adalah orang yang cengeng dan lemah.

Beberapa orang mengatakan bahwa menceritakan masalah pribadi kepada orang lain akan membuat kita akan merasakan sedikit kelegaan dan ketenangan. Ya. Tentu saja hal ini benar-benar terjadi. Namun, sulit untuk menemukan orang yang dapat mengerti diri kita. Jika kamu menemukan orang yang mampu mengerti akan dirimu, mengerti apa yang sedang kamu butuhkan, pertahankan lah. Dia adalah sahabat terbaikmu. Jadikanlah dia rumah mu, tempat mu untuk merasakan tempat dimana kamu melepaskan segala kepenatan dunia dan kejamnya kehidupan. Namun, sebaiknya kamu juga harus mengerti akan keadaannya. Lakukan hal yang sama terhadapnya. Jangan menjadi orang yang egois, orang yang dirinya ingin didengarkan namun tidak mampu mendengarkan orang lain. Belajarlah untuk tetap bersyukur dan selalu menghargai ya, manis.

Selain itu, mungkin beberapa diantara kita ada yang berprinsip untuk tidak akan pernah menceritakan masalah pribadi kepada orang lain hanya karena merasa bahwa tidak ingin merepotkan orang lain. Tidak ingin orang lain merasakan kesedihan yang sama dan juga tidak ingin menjadi beban bagi orang lain. Bagi kamu yang berprinsip seperti ini, cobalah untuk menuangkan isi pikiranmu melalui tulisan. Menulis tentang persoalan yang sedang kamu hadapi ke dalam secarik kertas munkin dapat membantumu untuk menenangkan hati dan pikiran.

Namun, kita sebagai manusia yang memiliki kepercayaan, penulis sangat menyarankan agar kamu datang kepada Tuhan untuk menuangkan segala isi pikiranmu, segala keluh-kesahmu, dan segala kekhawatiranmu. Sebab, hanya melalui doa lah orang akan merasakan ketenangan yang tiada tara. Segala masalah akan terasa ringan. Masalah besar akan terlihat kecil karena kita punya Tuhan yang besar. Dan ingatlah selalu bahwa tidak ada masalah yang melampaui kemampuan manusia. Tiap masalah itu takarannya sesuai dengan kemampuan kita masing-masing. Jadi. Tetaplah andalkan Tuhan di dalam kehidupanmu. Susah ataupun senang carilah Tuhan. Ia akan merangkulmu, menenangkan jiwa mu dan kamu akan merasakan kebaikan-Nya. Jadi intinya, tidak ada seorangpun yang mampu mengerti dirimu selain dirimu sendiri dan TUHAN mu.

Disini penulis juga ingin memberikan beberapa tips dalam menghadapi masalah agar kamu tidak terus terusan stress sendirian :

MEDITASI

Cara yang pertama adalah melalui meditasi. Meditasi merupakan aktivitas yang dilakukan guna menenangkan diri dengan menggunakan instrument musik untuk merelaksasi tubuh dan pikiran. sebaiknya bermeditasi dilakukan di ruangan yang sunyi agar kamu dapat mengontrol pikiran dan dapat fokus bermeditasi. Meditasi beragam jenisnya, kamu dapat menyesuaikan dengan yang kamu inginkan. Meditasi ini dipercaya dapat menghasilkan rangsangan efek kebahagiaan. Bukan hanya itu, kamu akan merasa feeling better than before. Sebuah studi yang melibatkan lebih dari 3.500 orang dewasa menunjukkan bahwa meditasi dapat mengurangi stress. Ternyata, meditasi juga ampuh dalam mengurangi gejala gangguan loh.. seperti fobia, kepanikan dan lainnya.

Namun di dalam agama kristen, ada juga meditasi tersendiri yang disebut sebagai "Saat Teduh" apakah saat teduh itu? saat teduh merupakan suatu cara yang kamu dapat lakukan pada pagi hari untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Kenapa pagi hari? Bagi beberapa orang mungkin ini tidaklah mudah karena harus bangun lebih awal. Namun sadarkah kamu? Disaat kita memulai hari dengan mencari Tuhan terlebih dahulu itu artinya kita telah memprioritaskan Tuhan diatas segalanya. Melalui hal ini secara tidak sadar kamu telah memulai harimu dengan baik, maka hal baik juga akan menghampiri dirimu di hari itu. Kesunyian dipagi hari juga dapat membantu kita untuk tetap berkonsentrasi penuh. Isilah hatimu dan mulailah dengan cara membaca firman dan merenungkannya. Setelah itu kamu harus berdoa kepada Tuhan dan jangan ragu untuk mencurahkan segala isi hatimu kepada-Nya. Percayalah dengan apa yang sudah kamu doakan. Maka secara otomatis kamu akan merasakan ketenangan. Jangan lupa pula untuk menjadi pelaku firman yaa!

DOA DAN UCAPAN SYUKUR

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun