Mohon tunggu...
Andesna Nanda
Andesna Nanda Mohon Tunggu... Konsultan - You Are What You Read

Kolumnis di Kompas.com. Menyelesaikan S3 di Universitas Brawijaya

Selanjutnya

Tutup

Money Artikel Utama

Memahami Masa Depan Digitalisasi di Era Pasca Milenial

8 Agustus 2021   17:20 Diperbarui: 24 Maret 2022   13:39 1037
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Akhir era generasi milenial| Foto oleh Buro Millennial dari Pexels 

Bahkan bila dibandingkan dengan misalnya industri e-commerce, perkembangan digital di beberapa industri menjadi terlihat sangat kuno.

Lantas Apa Hubungannya Dengan Era Pasca Milenial?

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan jumlah penduduk Indonesia hingga 2020 didominasi generasi Z dan generasi milenial. 

Generasi Z adalah penduduk yang lahir pada kurun 1997-2012, dan generasi milenial yang lahir periode 1981-1996. 

Dari hasil survei tersebut jumlah generasi Z mencapai sekitar 75 juta jiwa atau setara dengan kira-kira 28 persen dari total populasi berjumlah 270 juta jiwa. Sementara, generasi milenial mencapai 70 juta jiwa atau kira-kira 26 persen.

Ini merupakan fakta bahwa saat ini kita sudah memasuki era pasca milenial dimana terjadi perubahan generasi yang semula didominasi oleh generasi milenial berubah ke arah generasi Z. 

Fakta ini penting diketahui dan dipelajari karena akan sangat berpengaruh ke strategi transformasi digital perusahaan. 

Definisi Gen Z adalah generasi mereka yang lahir antara rentang 1995 – 2010. 

Generasi Z ini juga disebut dengan iGeneration atau generasi internet. 

Generasi Z ini mempunyai karakteristik untuk selalu ingin terhubung dengan teknologi.

Generasi Z | Foto by Anna Shvets dari Pexels 
Generasi Z | Foto by Anna Shvets dari Pexels 

Dengan demikian menjadi jelas hubungan antara pentingnya perusahaan untuk memetakan peluang ini dengan tidak hanya fokus kepada generasi milenial namun juga kepada generasi Z. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun