Mohon tunggu...
Nadhifatul Nur Anita
Nadhifatul Nur Anita Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa yang unggul

Budayakan membaca agar banyak mengetahui informasi

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Yuk Moms Kenalkan Anak dengan Seksualitas

2 November 2022   22:33 Diperbarui: 2 November 2022   22:38 163
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Dimulai dengan pertanyaan-pertanyaan yang sederhana orang tua dapat mulai mengajarkan pendidikan tentang seks yang dimulai dengan level paling dasar yang berkaitan dengan organ tubuh dan fungsinya. 

Orang tua tidak hanya perlu mengajarkan komunikasi terbuka dengan anak-anak mereka terutama ketika membahas seksualitas tetapi mereka juga menambahkan manfaat menghindari aktivitas seksual terlalu dini di masa dewasa.

Hindari kata-kata menghakimi tentang remaja agar mereka tidak curiga, takut, enggan, atau marah saat membicarakan pengalaman seksual mereka. 

Jika orang tua mengalami kesulitan berbicara dengan anak-anak mereka tentang masalah seksual, mereka dapat mencari bantuan dari psikolog atau konselor untuk memberikan pendidikan seks kepada anak-anak mereka dan membuat mereka merasa nyaman berbicara tentang masalah ini.

Tips yang baik saat berbicara tentang seks dengan anak banyak orang tua yang masih dibingungkan oleh pertanyaan-pertanyaan tentang masalah seksual pada anak mereka. Berikut ini adalah sikap-sikap yang direkomendasikan ketika mendiskusikan tentang seks dengan anak-anak:

1) Bersikaplah terbuka, suka menolong, dan percaya diri atau tidak ragu-ragu.

2) Menyiapkan dan menyampaikan materi sesuai dengan usia anak.

3) Gunakan media dan alat seperti boneka, gambar, poster dan buku untuk membantu anak menangkap informasi.

4) Mengembangkan wawasan yang banyak dan cukup untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan anak.

5) Jawab pertanyaan dengan jujur dan benar.

6) Dalam pendidikan seks untuk anak dan anak harus menyadari bahwa bagian tubuhnya sendiri dan tidak boleh memeriksa tubuh orang lain.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun