Mohon tunggu...
Muhammad Rajib Gandi
Muhammad Rajib Gandi Mohon Tunggu... Mahasiswa

Success is a journey, not a destination.

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Hobi Baru Masyarakat yang Berpotensi Mendorong Perekonomian Indonesia Saat Pandemi

30 Juni 2020   19:44 Diperbarui: 30 Juni 2020   19:35 42 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Hobi Baru Masyarakat yang Berpotensi Mendorong Perekonomian Indonesia Saat Pandemi
https://www.instagram.com/aniesbaswedan

Tak terpungkiri lagi bahwa penambahan kasus positif Covid-19 di Ibukota Jakarta sudah mulai dapat terkendali hingga dapat menekan jumlah penyebaran dengan berbagai kebijakan yang telah dilakukan oleh pemerintah DKI. 

Kebijakan yang dibuat tidak lain hanya untuk menyelamatkan kehidupan masyarakat banyak, meskipun dampak ekonomi nya sangat terasa hingga saat ini. Kebijakan yang saat ini masih terus di terapkan adalah untuk membatasi jumlah penumpang di dalam angkutan umum maupun pribadi guna menekan penyebaran virus. 

Masyarakat juga disarankan untuk berolahraga dan makan makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Masyarakat juga beramai-ramai mulai menghidupi hobi lama yaitu bersepeda dengan tujuan berolahraga dan juga mengurangi polusi yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor.

Pandemi saat ini sudah mencapai masa PSBB transisi, dimana masyarakat sudah seharusnya tidak lagi terpuruk dalam keadaan yang sudah dirasakan semasa pandemi hingga saat ini. 

Masyarakat harus memulai memperbaharui kebiasaannya untuk lebih produktif lagi agar kedepannya dapat memperbaiki kondisi ekonominya. Masyarakat mulai mencari cara untuk mempertahankan kebutuhan hidupnya dan memulai sebuah kebiasaan baru. 

Kondisi seperti ini membuat kehidupan masyarakat mulai membaik seiring dengan berjalannya new normal dan mampu mendorong daya beli serta perekonomian yang mulai berangsur membaik.

Hobi baru masyarakat sekarang adalah bersepeda, selain untuk menyehatkan, para pesepeda melakukan kegiatan tersebut untuk mengisi waktu luang demi menghilangkan bosan pada saat pandemi. 

Hal tersebut tentu saja membuat keuntungan bagi para produsen dan penjual sepeda, karena meningkatnya permintaan pembelian sepeda dan juga bagi jasa perbaikan sepeda yang mendadak banyak sekali permintaan untuk pembetulan sepeda lama. Tak terelakkan lagi, permintaan akan pembelian sepeda meningkat hingga 30% dari biasanya.

Hal tersebut tentu saja meningkatkan daya beli masyarakat dan juga menjadikan perekonomian berputar dan berjalan menuju normal seiring berjalan waktu karena semakin banyak yang bersepeda. 

Dijalan dan pada saat hari libur kita sering menjumpai para pesepeda yang sedang asik menikmati suasana pagi dan sore untuk berolahraga. Itu juga berdampak positif pada lingkungan untuk mengurangi polusi dan kemacetan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x