Mohon tunggu...
mulyadi salam
mulyadi salam Mohon Tunggu... Mahasiswa - MAHASISWA

Nama saya Mulyadi salam bisa di kenal dengan sebutan adi saya adalah salah satu mahasiswa di STAI Riyadhul Jannah saya mengambil Fakultas Tarbiyah dan jurusan Pendidikan Agama Islam

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Media Pembelajaran yang Cocok bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

2 Oktober 2022   23:32 Diperbarui: 2 Oktober 2022   23:35 346 7 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana Adalah Platform Blog. Konten Ini Menjadi Tanggung Jawab Bloger Dan Tidak Mewakili Pandangan Redaksi Kompas.

Hallo teman-teman.. Kali ini saya akan membahas mengenai :

"Media pembelajaran yang cocok untuk anak berkebutuhan khusus (ABK)"

Sebelum kita membahas bagaimana media yang pas untuk pembelajaran pada anak berkebutuhan khusus, maka kita perlu mengetahui apa itu anak berkebutuhan khusus atau yang sering disebut dengan penyandang disabilitas?

Anak berkebutuhan khusus adalah setiap anak yang memerlukan bantuan dalam perihal pendidikan, anak tersebut cenderung memiliki kekurangan, baik fisik maupun non fisik (tidak normal) sehingga dalam pelayanannya memerlukan strategi atau ketentuan tertentu agar ia dapat menerima materi pelajaran yang diajarkan.

Menurut Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas pada pasal 1 disebutkan bahwa penyandang disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektua, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktulama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.

Media pembelajaran memiliki banyak jenis dan masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda-beda, oleh karena itu kita harus memahami karakteristik media itu agar dapat memilih media apa yang sesuai untuk kebutuhan pembelajaran AKB ini agar lebih mudah diterapkan.

Berikut ini merupakan media pembelajaran secara khusus berdasarkan karakteristik yang cocok untuk anak berkebutuhan khusus antara lain :

  • AKB dengan gangguan penglihatan, buta total : peta timbul, radio, audio, penggaris, papan baca, puzzle, buah-buahan, talking watch, botol aroma, bentuk-bentuk geometri, tape recorder, computer dengan system jaws, media tiga dimensi, media dia dimensi, lingkungan sekitar,, kamus bicara dan lain sebagainya. Low vision : CCTV, magnifiter, view scan, televise, microscope.
  • AKB dengan gangguan pendengaran, foto-foto, video, kartu huruf, kartu kalimat, anatomi telinga, torso setengah badan, muniatur beda, puzzle buah-buahan, puzzle binatang, puzzle konstruksi, silinder, model geometri, atlas, globe, dinding, miniature rumah adat.
  • Tunagrahita/anak lamban belajar, Gradasi kubus, gradasi balok, sislinder, manara gelang, kotak silinder, multi indra, puzzle binatang, puzzle konstruksi, puzzle bola, boks soktor warna, tiga dimensi, papan geometri, papanbilangan, alphabet fibre box, bak pasir, papan keseimbangan.
  • Tunagfanda, disesuaikan dengan karakteristik kelainannya.
  • Autis, kartu huruf, kartukata, kartu angka, kartu kalimat, konsentrasi mekanik, computer Menara segitiga, Menara gelang, fruit puzzle.
  • Kesukitan belajar, kartu abjad, kartukata, kartu kalimat, balok bilangan,pias angka, kotak bilangan, papan bilangan.
  • Tunalaras, animal machig games, sand pits, konsentrasi mekanik, animal puzzle, fruits puzzle, rebana, torso, organ.

Nah, Itulah media pembelajaran yang cocok untuk anak berkebutuhan khusus, media pembelajaran ini dapat berfungsi sebagai perangsang belajar dan dapat menumbuhkan motivasi dan juga semangat belajar bagi mereka yang memiliki kelebihan ataupun kukurangan sehingga mereka tidak bosan dalam meraih tujuan-tujuan belajar. Oleh karena itu nedia pembelajaran ini harus dikembangkan sesuai dengan perkembangan zama sekarang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

Terimakasih.

Semoga bermanfaat.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan