Mohon tunggu...
muhammad haykal taj malik
muhammad haykal taj malik Mohon Tunggu... Mahasiswa - mahasiswa universitas syarif hidayatullah jakarta

mahasiswa universitas syarif hidayatullah jakarta. fakultas syariah dan hukum. mengikuti program studi S1 hukum tata negara. selain mengembangkan bakat pada bidang akademik tentu saya juga mengulas berita-berita terkini menjadikan opini yang saya ulas untuk dipublikasikan di koran digital.

Selanjutnya

Tutup

Tradisi Pilihan

Mudik Menjemput Lelah dan Bahagia

17 Mei 2022   11:00 Diperbarui: 17 Mei 2022   11:03 641
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
foto dari penulis muhammad haykal taj malik/ perjalanan mudik malam hari

pulang kampung bertemu sanak saudara adalah hal yang sangat di nantikan setiap tahun untuk silaturahmi merayakan hari raya idul fitri bersama keluarga besar di kampung halaman Banyak orang rela merasakan Lelah saat perjalanan tahun ini demi bertemu keluarga besar. Tetapi rasa lelah hilang seketika saat bertemu keluarga di kampung halaman karena sudah 2 tahun seluruh masyarakat dilarang mudik oleh pemerintah sebab masih ada covid-19 melanda Indonesia untuk perhatian Kesehatan seluruh masyarakat harus ditangani.

Bisa dikategorikan untuk mudik tahun ini menjadi mudik balas dendam seperti penulis sudah memaparkan di atas bahwa ada larangan pulang ke kampung halaman, Momentum mudik tahun ini di manfaatkan seluruh lapisan masyarakat untuk pulang bertemu keluarga di kampung halaman, Membuat persiapan bagi seluruh aspek untuk bersiap menahan arus pemudik yang cukup deras pada tahun ini, dan kegiatan mudik tahun ini menjadi tradisi yang penting sebab sudah 2 tahun tradisi ini rehat untuk Indonesia kembali sehat.

Tradisi setiap tahun yang menjadi momentum paling mengesankan membuat setiap lapisan masyarakat rela mengorbankan tenaga untuk pulang ke kampung halaman, Banyak kisah unik muncul pada tahun ini bagi para pemudik saat berpergian atau pulang dari kampung halaman selama di perjalanan.

Melonjak Pemotor Di Kalimalang

Pulang ke kampung halaman menggunakan sepeda motor tentu bisa menjadi alternatif perjalanan sebab lebih efesiensi waktu tidak terjebak kemacetan di jalan, Tetapi banyak kebinggungan para pengguna sepeda motor yang mudik pada tahun ini sebab selama 2 tahun belum diizinkan mudik tentu banyak perubahan terjadi di kalimalang, Pelebaran jalan saat itu tentu menjadi solusi baik melihat kepadatan muncul saat perjalanan karena tahun sebelumnya kalimalang hanya menggunakan satu lajur jalan juga kesibukan pembangunan pelebaran jalan yang patut kita acungi jempol.

Saat ini pelebaran sudah mulai rampung tentu banyak perubahan signifikan yang bisa dilihat pemudik tahun ini tentu berbeda perubahan materiil yang jauh lebih baik, Membuat pemudik kebinggungan Seperti di perempatan Bekasi cyber park kalimalang para pemudik dari arah Jakarta yang menggunakan sepeda motor banyak kebinggungan sebab tidak tahu harus membelok kemana jalan arah tujuan pantura karena sebelumnya arah menuju pantura hanya lurus saja tidak membelok tetapi perubahan signifikan di kalimalang membuat pemotor sedikit binggung menuju alternatif jalan pantura, Padahal semua jalan sama dari perempatan kalimalang Bekasi cyber park sama saja membelok ke kanan atau kiri pun akan bertemu jalan pantura yang menjadi pusat lewatnya para pemudik motor untuk pulang ke kampung halaman.

Persiapan tentu dilakukan aparatur negara di jalan kalimalang mengingat jalan ini yang pasti dilewati banyak pemudik, Banyak pos keamanan yang bersiaga menjaga keselamatan para pemudik yang bisa digunakan untuk tempat beristirahat, terutama saat perjalanan kembali setelah mudik tentu banyak pengemudi yang sudah lelah.

Perjalanan Pulang Setelah Mudik

Perjalanan pulang dari kampung halaman untuk kembali melakukan aktivitas seperti bekerja tentu sudah terjadwal untuk setiap orang yang sudah ditentukan oleh beberapa instansi untuk kembali bekerja di kantor. Arus pulang dari kampung kampung halaman pun juga sama seperti arus berangkat, Tetapi hal berbeda tentu dirasakan pengguna sepeda motor perjalanan pulang menjadi tantangan karena harus berjuang melawan jalanan yang padat.

Terlebih para pemudik pasti membawakan oleh-oleh dari kampung halaman masing-masing untuk para kerabat dan sanak saudara di kota yang tidak bisa pulang ke kampung halaman. Hal ini membuat kapasitas barang bawaan menjadi lebih banyak bagi pengguna sepeda motor. Banyak pengemudi bisa kelelahan saat perjalanan pulang karena membawa kapasitas barang bawaan yang tidak sedikit. Antisipasi agar tidak terjadi sesuatu yang membahayakan sudah ada di setiap jalur pos keselamatan yang bisa dipakai untuk beristirahat sejenak untuk mengantisipasi kelelahan di jalan.

Tidak lupa peran yang ikut di belakang pengemudi sepeda motor yaitu pembonceng yang harus sigap ini menjadi sangat penting agar pengemudi bisa terjaga saat mengemudikan sepeda motor. Memang pembonceng juga merasa jenuh jika hanya diam dan hanya membawa barang bawaan tetapi ini sangat penting agar keselamatan bisa menjadi tanggung jawab bersama mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Tradisi Selengkapnya
Lihat Tradisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun