Mohon tunggu...
HME Irmansyah
HME Irmansyah Mohon Tunggu... Penulis - Ipoleksosbud

Institute for Studies and Development of Thought (ISDT)

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Ini Dia! Yang Dibelakang Rizal Ramli!

13 Maret 2016   11:57 Diperbarui: 13 Maret 2016   15:23 4222
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

[caption caption="Lukisan Kongso Adu Jago karya Tatang S"][/caption] 

Hari Kamis 10 Maret 2016 kemarin dulu saya terima pesan pendek SMS dari DR. Ir. Sri Bintang Pamungkas yang isinya menceritakan tentang kisah pewayangan PANDOWO LIMO episode Kongso Adu Jago, atau Kongso menyabung ayam.

Berikut tutur Sri Bintang Pamungkas. Tersebutlah Kongsodewo, adik tiri Sri Kresno, penasihat agung keluarga PANDOWO. selain tiri, Kongso juga adik haram, yang bapak aslinya adalah satu RAKSASA yang menyamar sebagai suami ibunya. Jadi, sekalipun bertubuh manusia, tapi KONGSO bertaring seperti Raksasa CAKIL atau KALLA, dan jiwanya pun jahat, suka kekuasaan dan harta.

Syahdan, Kongsodewo bermaksud mengambil alih kerajaan bapak tirinya, Ayah Sri Kresno. Tentu saja Sri Kresno tidak mau kerajaan ayahnya dikuasai penjahat. Tapi Kongso membuat sayembara: Siapa yang bisa mengalahkan jagonya, maka diurungkan niatnya; Tapi kalau jagonya menang, maka KERAJAAN menjadi miliknya!

Kongso mengajukan Kokrosono, sedangkan Sri Kresno mengajukan Bimoseno, kakak Arjuno, Pandawa yang nomor dua.

Singkat cerita, Bimoseno MENANG; Kokroseno TERBUNUH! Bahkan Kongsodewo pun TEWAS oleh panah Arjuno dan senjata COKRO Sri Kresno. Yang jahat selalu kalah dan pasti SIRNA!

Sekarang di jaman modern tapi edan ini, manakala seorang rakyat biasa bisa menjadi Ratu, masih juga ada yang MENYABUNG AYAM. Konon Ki JeKo mau mendatangkan Sri Mulyo Niki (SMI) dari Bank Jagad di belahan barat kerajaan untuk dipertarungkan dengan Bimoseno Rajawali, karena Sang Rajawali dianggap menjadi batu sandungan dalam menguasai Kerajaan Energi.

Entah siapa yang akan dikorbankan kalau SMI masuk kedalam arena dalang; mungkin raden Ageng Martokusumo yang bendahara kerajaan atau patih punggawa kerajaan patih Darmino Nasutino yang ngurusi ekonomi kerajaan? Karena keuangan kerajaan kacau.

Tapi nampaknya Ki JeKo lupa, bahwa Sri Mulyo Niki pernah BOHONG kepadanya soal skandal Senturino 2008. SMI pun belum selesai diperiksa komisi urusan koruptor. Dengan segundal pajak menantinya. Begitu koq dijagokan? Begitu ucap Sri Bintang Pamungkas. 

Dari cerita diatas lalu saya menganalogikan kisah tersebut dengan peristiwa yang terjadi di pentas politik akhir-akhir ini....

Siapa di belakang Sang Rajawali Ngepret?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun