Mohon tunggu...
M MufidRazan
M MufidRazan Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - Artikel

Hallo selamat datang kedalam portal artikel saya, selamat membaca artikel saya

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

#Pelajarrelawan di Masa Pandemi

30 Juli 2021   13:28 Diperbarui: 30 Juli 2021   13:47 54
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Abstrak :

Pandemi menjadi hambatan untuk semua orang, banyak sekali masyarakat yang terdampak dari adanya wabah virus covid 19 ini. Angka Covid 19 di Indonesia pun akhir - akhir ini mer . Permasalahan ini akhirnya diangkat oleh salah satu lembaga swadaya masyarakat yang berada di Kota Bogor yaitu Salam Aid. Dalam programnya Salam Aid mengajak para pelajar yang khsusunya berada di Bogor untuk ikut  serta terjun langsung dalam menangani covid 19 yang khusunya berada di Kota Bogor.  

kata kunci : bogor, covid 19,pelajarrelawan, relawan, virus 

Pendahuluan :

Pandemi Covid 19 menjadi permasalahan yang dihadapi bukan hanya di Indonesia tetapi di seluruh pelosok dunia. Tingginya angka penderita yang tarpapar virus covid 19 hingga jumlah penderita yang meninggal menjadi topik utama yang muncul di media konvensional hingga digital. Sejumlah upaya dan kebijakan dikeluarkan oleh pemerintah Pusat dan daerah untuk mengurangi penyebaran virus yang kian masif menyebar. Akibatnya Kondisi rumah sakit penuh, bahkan harus membuat tenda-tenda darurat untuk menangani pasien sehingga banyak yang harus menjalani isolasi mandiri. Ketersediaan obat hingga oksigen menjadi permasalahan di masa pandemik saat ini. 

Situasi ini tidak hanya bisa ditangani hanya oleh pemerintah, tetapi semua pihak untuk bisa saling dukung khususnya untuk mereka yang sedang berjuang melawan virus. Sejumlah pelajar di Kota Bogor, terpanggil untuk ikut berkontribusi memberikan bantuan tenaga dan waktu mereka untuk membantu para penderita covid. Mereka tergabung dalam "Pelajar Relawan" di bawah Lembaga Kemanusiaan SalamAID. Salam Aid merupakan Lembaga swadaya yang aktif ikut serta untuk membantu masyarakat untuk menghadapi situasi pandemi saat ini. Sejumlah bantuan kemanusiaan dalam penanganan pandemic covid 19  seperti penyediaan ambulance untuk masyarakat, program pendampingan untuk teman - teman yang sedang menjalani isolasi mandiri  di rumah isolasi di rumah sakit, hingga membuat kegiatan donor plasma konvalesen yang diberikan oleh para penyintas Covid 19. 

Isi :

Dalam kegiatannya SalamAid memberikan kesempatan untuk pelajar di Kota Bogor dan sekitarnya untuk ikut serta terjun langsung menghadapi situasi yang nyata di masyarakat dalam menghadapi pandemi covid 19. Kegiatan yang dilakukan dalam program #pelajarrelawan antara lain membantu distribusi makanan untuk penderita covid, orang-orang yang terkena dampak secara ekonomi hingga tenaga Kesehatan. Lebih dari itu, mereka aktif membantu memberikan bantuan oksigen hingga penanganan pasien kritis.

Salah satu pelajar yang aktif dalam kegiatan #pelajarrelawan adalah Raden Muhamamad Naufal Malik Akbar Gumiwan atau yang biasa dipanggil Naufal atau Nopal. Naufal adalah pelajar kelas 12 di salah satu Sekolah Swasta di Bogor. Naufal termasuk anak yang pendiam dan tidak banyak berbicara, setiap ada permintaan bantuan ia akan sigap turun terlibat. Salah satu contoh aksinya ketika ada satu keluarga di daerah Kampung Pendurenan membutuhkan oksigen karena saturasinya turun. Naufal sigap mengantarkan kebutuhan oksigen. Keterlibatannya dalam aksi kemanusiaan tidak hanya muncul Ketika masa pandemi.  Semangatanya di dunia relawan sangat tinggi untuk membantu sesama. Ketertarikannya pada dunia relawan berawal pada tahun 2018 saat itu sedang terjadi Tsunami yang sedang melanda Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pengalamannya terlibat membantu para pengungsi di Lombok, menguatkan Naufal untuk ikut terlibat dalam kegiatan kemanusiaan di Salam Aid. Sejumlah aksi kemanusiaan sudah dilakukan oleh  Naufal, terutama saat pandemi ketika panggilan emergensi terus masuk ke SalamAid. Naufal menjadi salah satu relawan andalan yang siap membantu untuk panggilan - panggilan darurat seperti bencana alam dan bantuan darurat untuk Covid 19. Sebagai mana yang dituturkan oleh naufal yang penulis wawancara melalui pesan singkat ia menuturkan alasannya untuk ikut serta dalam menjadi relawan. " Kenapa tertarik ?. Saya merasa terpanggil hatinya untuk mengikuti kegiatan kerelawanan ini ". Ucap Naufal di pesan singkat saat penulis hendak mewawancarainya. 

Kesimpulan : 

Wabah Covid 19 bukanlah halangan untuk para pelajar untuk ikut serta terjun langsung membanntu masayarakat dalam menangangi kasus Covid 19. Para #pelajarrelawan adalah salah satu contoh dari bukti ke ikut sertaan dari pelajar untuk ikut membantu langsung masayarakat yang sedang terdampak maupun yang sedang terpapar dari ada nya wabah Covid 19 ini.  Seperti salah satu cerita dari salah satu #pelajarrelawan  yang selalu hadii dalam 24 jam untuk membantu pertolangan pertama yaitu Raden Muhammad Naufal Malik Akbar Gumiwan ( Naufal ) yang telah ikut serta dalam membantu masayarakat sekitar yang sedang terdampak dari adanya wabah Covid 19 ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun