Mohon tunggu...
M. Sayyid Al Mubarok
M. Sayyid Al Mubarok Mohon Tunggu... Teknisi - Mencari kesuksesan

Ucapannmu menggambarkan perilakumu

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Konsep Kebersihan Agama untuk Membasmi Corona

28 Maret 2020   00:07 Diperbarui: 30 Maret 2020   14:29 388
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Agama adalah sebuah unsur yang sangat penting bagi manusia. Karena sesungguhnya, manusia dalam kehidupannya harus diikat dengan sebuah batasan. Hal ini untuk membatasi perilaku manusia agar tidak melakukan perbuatan yang salah. Maka dari itu, manusia yang beragama, sejatinya akan mendapatkan kehidupan yang benar.

Namun, agama di sini juga bersifat sensitif. Mengapa? Karena tak dapat dipungkiri, adanya kesalahpahaman manusia dalam beragama ataupun salah dalam memahami agama orang lain, dapat menimbulkan sebuah keresahan di tengah masyarakat. 

Seperti keresahan yang terjadi di tengah masyarakat Ambon pada tahun 1999-2002 yang mengakibatkan jatuhnya 5.000 korban jiwa. Dilansir oleh lembaga Cross-cultural Studies (CRCS) UGM pada laman youtubenya, bahwa terjadinya sebuah konflik di Ambon tersebut disebabkan karena adanya isu agama.

Konflik Ambon merupakan perisiwa yang mencoreng nama baik Indonesia dalam hal kerukunan beragama di mata dunia. Untung saja terdapat segelintir orang yang peduli akan kondisi saat itu. Sehingga dengan jerih payahnya mereka pun akhirnya berhasil menegakkan perdamaian di kota Ambon.

Mulai saat itulah masyarakat Ambon hidup rukun, hidup bersama dan bekerja sama demi memajukan daerah tercinta di tengah keragaman agama yang ada. masyarakat saat itu mencoba mengkolaborasikan agama mereka, untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. 

Untuk itu bagaimana masyarakat saat ini yang terdiri dari banyak agama dan keyakinan, dapat mengkolaborasikan esensi agamanya masing-masing dalam bersama membasmi wabah covid19 yang saat ini sedang melanda dunia.    

SUMBER GAMBAR: defense.gov
SUMBER GAMBAR: defense.gov
Wabah covid19 adalah wabah virus yang menjangkit organ pernapasan manusia, sehingga mengakibatkan gangguan pada sistem pernapasan- hingga kematian. 

Virus yang berasal dari kota Wuhan, Cina ini, belum bisa didapatkan vaksinnya. Namun untuk pencegahannya adalah sangat mudah sekali dilakukan. Seperti yang ditulis oleh halaman resmi web alodokter, pencegahan akan covid19 ini bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, menghindari kontak langsung dengan penderita, rutin memakai masker dan memakan makanan yang matang.

Kebersihan adalah aspek yang paling penting dalam pencegahan wabah covid19. Untuk itu, adakah  aspek yang dapat mendorong masyarakat dalam melakukan penjagaan kebersihan? Maka aspek agama lah suatu jawaban yang tepat pada pertanyaan ini. 

Karena sejatinya esensi agama dapat mengubah pola hidup penganutnya. Oleh karena itu, perlu adanya kerja sama antar agama seperti halnya kasus Ambon lalu untuk menyerukan semangat hidup dalam mempraktekkan nilai agama dari masing-masing keyakinan mengenai konsep kebersihan hidup.

SUMBER GAMBAR: ersar.pt
SUMBER GAMBAR: ersar.pt
Islam adalah agama yang sangat memerhatikan nilai kebersihan. Terbukti dengan banyaknya praktek-praktek ibadah yang mengharuskan seorang muslim untuk melakukan pembersihan tubuh (wudhu) terlebih dahulu atau melakukan mandi besar (junub) ketika selesai melakukan hubungan badan atau mengalami mimpi basah. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun