Mohon tunggu...
Moni Lukita
Moni Lukita Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

membaca dan menulis artikel

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Kisah Inspiratif dari Bapak Saenun, S.Pd Seorang Pengusaha di Bidang Pendidikan

5 Desember 2022   21:20 Diperbarui: 5 Desember 2022   21:25 97
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bapak Saenun, S.Pd. seorang guru PNS di salah satu sekolah menengah atas SMA Negeri di kota jambi yang memilik cukup banyak pengalaman karna ia sudah mengajar lebih dari 30 tahun. Kelahiran, 25 Mei 1969, ini memiliki kisah inspiratif juga dalam dunia berbisnis khususnya di bidang pendidikan. Tidak ada yang menyangka bapak Saenun yang dilahirkan dari keluarga yang sederhana, bisa menjadi orang yang sukses dan banyak dikenal masyarakat.

Jenjang pendidikan ia tempuh sampai tamat, mulai dari SD Negeri  Bermi I di kecamatan Gembong, SMP Negeri 3 Pati pada 1983, SMA Swasta 1-PGRI di Pati Kabupaten Pati pada 1986, dan berhasil lulus dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Batanghari pada 1994.

Ketika lulus dari kuliahnya, jiwa pengusahanya mulai bangkit, beliau mencoba berbagai usaha dan membantu pembangunan masjid dengan keringat dan tenaganya, setelah menikah salah satu usaha yang didirikannya sebuah usaha industri kerajinan tima dan logam dan memiliki beberapa karyawan yang membantu. Namun bisnis yang dijalani tidak berjalan dengan mulus pada saat itu dan akhirnya gagal. Dalam kondisinya yang kurang menguntungkan, ia tetap gigih dalam bekerja dan tetap menjalankan kegiatan seperti biasanya dan mendirikan sebuah usaha yaitu toko bangunan yang menyedikan berbagai materila bangunan dan memiliki satu karyawan di toko tersebut. Kegighan serta semangat dan tekat dalam diri bapak Saenun yang membuat beliau tidak ingin menyerah dalam membangun bisnisnya, walaupun berkali-kali mengalami jatuh bangun. Kegagalan tersebut tetap ia jadikan pengalaman serta pelajaran untuk terus bangkit.

Tidak akan berkembang dan maju seorang pengusaha jika belum mengalami jatuh bangun. Kegagalannya dalam membangun bisnis, tidak membuatnya patah semangat. Ia tetap menjalankan aktivitas sebagai guru PNS di salah satu SMA Negeri di Kota Jambi pada saat itu beliau juga menjadi guru pengawas pelaksanaan ujian nasional. Namun melihat kekacawan pelasanaan UN ujian nasional karna bocornya soal ujian, anak-anak sudah memiliki kunci jawaban walaupun jawaban yang didapatkan anak tidak sama persis dan ini terjadi terus menerus setiap tahunnya, dengan kekecewaan yang di rasakan oleh bapak Saenun, beliau mulai membuka sebuah usaha dibidang pendidikan yaitu yayasan yang di beri nama Yayasan Nurul Khoir yang terdiri dari jenjang pendidikan sekolah dasar pada tahun 2005 peletakan batu pertamanya dilakukan oleh bapak H. Turimin wakil walikota jambi. Alasan bapak Saenun mendirikan yayasan tersebut karna ingin mencerdaskan anak bangsa tampa harus ada kecurangan serta memiliki sekolah yang beraqidah islamiyah, berpengetahunan ilmiah, serta berakhlaqul karimah.

Awalanya hanya jenjang pendidikan sekolah dasar SD, tetapi dengan banyaknya permintaan warga sekitar karna diihat dari banyaknya prestasi yang diraih oleh anak dan lulusan dari SD Nurul Khoir yang di terima di sekolah favorit dan ternama, serta perkembangan yang dialami oleh yayasan maka sampai saat ini Yayasan Nurul Khoir memiliki jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA, serta Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an untuk Putra dan Putri yang beralamat di Jl. Thaib Fahrudin Lrg. Dwi Karya RT. 08 Kecamatan kenali Besar Kota Jambi. Saat ini Yayasan Nurul Khoir memiliki 48 tenaga pendidik dan staf tata usaha, 26 siswa TK, 417 siswa SD, 93 siswa SMP, 22 siswa SMA, dan 50 santri putra dan putri.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun