Mohon tunggu...
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei Mohon Tunggu... Guru - Menjaga Hati Nurani

Guru SMP Negeri 135 Jakarta. Pengagum Gus Dur, Syafii Maarif, dan Mustofa Bisri. Penerima Adi Karya IKAPI tahun 2000 untuk buku novel anaknya yang berjudul "Bukan Sekadar Basa Basi".

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

Berpikir Positif pada Diri Sendiri

2 September 2021   17:07 Diperbarui: 2 September 2021   17:13 116 17 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Berpikir Positif pada Diri Sendiri
Kompascom

Berita tentang perundungan di Kantor KPI memang cukup mengagetkan. Lebih mengagetkan lagi karena kejadian sudah bertahun-tahun. Sangat mengagetkan banget, saat tahu bahwa tak ada yang peduli terhadap penderitaan korban. 

Biarkan saja polisi yang menyelesaikan persoalan itu.  Semoga tidak dicuekin laporan penyintas seperti cerita yang berkembang. 

Persoalan yang muncul adalah kenapa terjadi perundungan? 

Jika dilihat dari penyintas, biasanya ada persoalan dalam diri penyintas. Semua orang berpotensi untuk menjadi penyintas dalam perundungan. Tapi potensi perundungan itu segera dilawan. 

Penyintas perundungan biasanya memang mempunyai persoalan pada dirinya sendiri. Sehingga orang lain hanya memanfaatkan peluang yang ada. 

Jadi, terjadinya perundungan bukan hanya karena pelaku, tapi juga karena penyintas. Pelaku perundungan memang memiliki persoalannya tersendiri juga. Akan tetapi, persoalan tersebut akan disimpan jika korban tidak memberikan peluang. 

Penyintas perundungan biasanya kurang menghargai diri sendiri. Rasa rendah diri ini yang sering dimanfaatkan oleh orang lain yang punya persoalan dengan dirinya juga untuk mendominasi. 

Dominasi dilakukan dengan melakukan perundungan. Jika penyintas atau korban tidak melawan, dalam artian tidak mengubah cara pandang ke dalam dirinya sendiri, maka dominasi akan semakin gencar diluncurkan. 

Oleh karena itu, setiap orang harus selalu berpikir dan bertindak positif terhadap dirinya sendiri. Ketika ada orang yang melihat kepercayaan diri dimiliki Anda, dia juga akan ikut memandang diri Anda secara positif. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan