Mohon tunggu...
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei Mohon Tunggu... Guru - Menerobos Masa Depan

Kepala SMP Negeri 52 Jakarta. Pengagum Gus Dur, Syafii Maarif, dan Mustofa Bisri. Penerima Adi Karya IKAPI tahun 2000 untuk buku novel anaknya yang berjudul "Bukan Sekadar Basa Basi".

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Susahnya Memahami Luka di Bibirmu

17 Januari 2021   10:10 Diperbarui: 17 Januari 2021   10:32 221
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kopi hitam yang cuma kamu kasih sedikit gula sudah nyaris ludes.  Rokok juga sudah tiga kali disambung tanpa pernah mati. 

Laki-laki itu masih duduk diam di kursi yang dia pasang sendiri di bawah pohon mangga di depan rumahnya yang kian rimbun. Belum pernah berbuah seperti.... 

Pandangan laki-laki itu menerobos jauh ke malam kemarin. Ketika kamu pulang terlambat. Dan itu adalah pertama kali kamu pulang terlambat. 

Tak ada kata kata jawaban salamnya. Laki-laki yang tadi sempat membeli sebungkus sate karena hendak dimakan berdua saat hujan sering hadir bergitu lebat dan tak mungkin keluar mencari lauk. 

Laki-laki itu duduk di depan televisi yang sedang memberitakan gempa dahsyat di Sulawesi Barat. Tapi siapa pun akan segera merasakan jika laki-laki itu sebenarnya tidak sedang memperhatikan di televisi. 

"Ada teman mengajak makan karena ia ulang tahun. "

Laki-laki itu tetap mematung. Tak ada gerak kehidupan kecuali nafasnya yang agak beda dari biasanya. 

Kamu merasakan itu sehingga kamu langsung ke kamar dan mandi. Kamu tak keluar kamar dan membiarkan sate yang sudah dibelinya terkapar begitu saja di meja makan semalaman suntuk. 

Dan malam itu laki-laki itu tak masuk ke kamar mencandaimu seperti biasanya. Dia tidur di depan televisi. Entah jam berapa. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun