Mohon tunggu...
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei Mohon Tunggu... Menjaga Hati Nurani

Guru SMP Negeri 135 Jakarta. Pengagum Gus Dur, Syafii Maarif, dan Mustofa Bisri. Penerima Adi Karya IKAPI tahun 2000 untuk buku novel anaknya yang berjudul "Bukan Sekadar Basa Basi".

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Menunggu Terawan

29 September 2020   09:28 Diperbarui: 29 September 2020   09:34 150 23 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menunggu Terawan
Foto: Narasi via Tribunnews.com

Perempuan itu masih duduk di situ. Di sebuah halte bus yang sudah mulai lapuk film beberapa sisinya. Sementara gerimis memberikan nya nyanyian paling merdu. 

"Mari, " sapa seorang laki-laki ketika melewati perempuan itu. 

Perempuan itu hanya mengangguk dan tersenyum. Senyumnya memang agak dipaksakan. 

Laki-laki kedua yang melewati perempuan itu, tidak berusaha bersopan-santun lagi. Karena dia yakin perempuan itu perasaannya entah sedang di mana. 

"Menunggu seseorang, Bu? " tanya perempuan pemulung yang sering tinggal dan tidur di halte itu. 

Perempuan itu mengangguk. 

Tak ada lagi dialog lain.  Gerimis sudah berubah menjadi hujan yang agak lebat. Beberapa orang sempat ikut berteduh di halte itu. Tapi, mereka semua segera bergegas saat kendaraan yang dutunggunya datang. 

Perempuan itu masih duduk. Sendiri. Bahkan ketika hujan sudah kelelahan mengguyur tempat itu dari sore. 

Pandangan entah menerawang ke mana. Tak ada yang bisa menebaknya. 

Seminggu lebih perempuan itu duduk di halte.  Tak terlihat dia makan. Tak terlihat dia minum. Baju yang dikenakan juga masih sama. 

Ketika Satpol PP dilapori tentang perempuan yang duduk di halte berhari-hari. Segerombolan satpol PP langsung datang ke tempat itu. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
29 September 2020