Mohon tunggu...
Mira Miew
Mira Miew Mohon Tunggu... Administrasi - ASN di Purwakarta yang jatuh hati dengan dunia kepenulisan dan jalan-jalan

Menulis adalah panggilan hati yang Tuhan berikan. Caraku bermanfaat untuk orang banyak adalah melalui Tulisan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Perpustakaan Desa Sumurugul Wanayasa, Wujud Bakti Pemuda untuk Desanya

19 September 2022   13:04 Diperbarui: 20 September 2022   14:35 1669
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ruang Perpustakaan Desa Sumurugul. | Foto: dokumentasi pribadi

Ketika masuk ke ruangan kesan bersih terasa. Meskipun pengurusnya semua laki-laki namun bisa menata ruangan yang tidak terlalu luas dan buku tertata sangat rapi dan disimpan sesuai klasifikasi bukunya. 

Perpusdes untuk UMKM

Para pemuda-pemuda selain mengelola perpustakan untuk meningkatkan minat anak-anak dan para pemuda juga membantu masyarakat dalam memasarkan usahanya. Selain membuat Sirup Pala, juga terdapat produk seperti keripik pisang, Teh Tubruk, Kopi maupun Gula Aren.

Saya dan Soni kawan sesama pengurus Warga Kota yang saat kemarin menemani saya mengunjungi perpusdes Sumurugul diajak oleh Bam untuk melihat langsung proses pembuatan Teh Tubruk yang salah satunya di buat oleh salah satu warga yang sudah sepuh namun masih punya semangat tinggi yaitu Nenek Aminah (70 tahun). 

Nenek Aminah dan Teh Hijau olahannya. Foto: dokumentasi pribadi
Nenek Aminah dan Teh Hijau olahannya. Foto: dokumentasi pribadi

Nenek Aminah sedang mengolah Teh di tungku bakar miliknya. Foto: dokumentasi pribadi
Nenek Aminah sedang mengolah Teh di tungku bakar miliknya. Foto: dokumentasi pribadi

Saat itu nenek kebetulan sedang dalam tahap proses menyangrai daun Teh Hijau hingga menjadi kering. Di gubuk kecil depan rumahnya, Nenek Aminah mengolah teh hijau menggunakan tungku kayu bakar dan alat kayu lainnya yang digunakan untuk membuat daun teh sehingga berbentuk keriting. Kami sempat mencicipi hasil teh buatannya yang rasanya mantap jika disajikan hangat-hangat.

Teh Tubruk dari Desa Sumurugul. Foto: dokumentasi pribadi
Teh Tubruk dari Desa Sumurugul. Foto: dokumentasi pribadi

Setelah itu sambil menyusuri desa yang sebagian besar rumahnya masih berbentuk rumah panggung, kami diajak bertemu Ibu Aah yang merupakan pembuat keripik pisang, keripik talas dan beberapa keripik lainnya. 

Kami pun mencicipi keripik pisang buatannya yang rasanya enak dan sangat kriuk. Keripik yang diproduksi oleh Ibu Aah seringkali mendapat pesanan dari beberapa daerah di luar kota Purwakarta. Pisangnya didapatkan dari warga Sumurugul.

Keripik pisang dari Desa Sumurugul. Foto: dokumentasi pribadi
Keripik pisang dari Desa Sumurugul. Foto: dokumentasi pribadi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun