Mohon tunggu...
andy ichsan
andy ichsan Mohon Tunggu... Blogger and author

Pengarang novel Transition, novel Dimension of Dreams, dan kumpulan cerpen Province Memoir. Standby di toko buku fiksi : mikailearns.com

Selanjutnya

Tutup

Film

Cold Mountain (2003)

11 September 2020   13:54 Diperbarui: 12 September 2020   07:39 17 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Cold Mountain (2003)
pinterest.com/ahorrigan73

Terkadang ada jenis peran yang hanya perlu bersikap cool saja macam khas Ryan Gosling. Jude Law sesungguhnya aktor watak, namun ketika sedang rapuh dan romantis, dia seperti sedang "acting". Gaya sedikit bicara sebenarnya sangat sukses dijalani Jude di film Enemy at the Gates, namun di sepanjang alur Cold Mountain, tidak cukup kerentanan dari apa yang diperlukan. Meskipun demikian, semua aktor papan atas tentu mumpuni melakukan apapun tuntutan skenario.

Film bioskop memang kompleks sehingga untuk membuat segala aspek sinkron sesuai takaran, memerlukan tangan dingin seorang Director, bahkan dimulai jauh sebelumnya oleh para produser. Aku bisa mengatakan aktor utama pria Cold Mountain sudah tepat dan mungkin dialog Inman dapat dibuat lebih berwatak dan laku efisien. Yang kumaksud semisal film Free State of Jones sebagaimana Matthew McConaughey berperan.

Kalau coba diterka, alternatif selain Jude Law tak lain ialah Tom Cruise yang lebih atraktif (di masa itu) Sebagian para penonton bakal baper ke silam kisah Far and Away dengan setting yang lebih luas. Transformasi Ada Monroe dari tokoh elegan putri seorang pendeta terhormat dan lantas jatuh miskin, kemudian kembali menjadi wanita kharismatik ; diperankan lagi secara matang oleh Nicole Kidman.

Ada catatan khusus mengenai percakapan lebay melankolis sebelum Inman dan Ada tidur bersama -akhirnya. Sebetulnya mereka hendak menikah dulu tapi praktis tidak ada penghulu di hutan pertempuran.  Curhat Victorian Inman tidak tepat untuk latar tanah Amerika. Third Person Perspective (TPP) tersebut bernuansa teatrikal dan sebaiknya ditempatkan di atas kertas surat (FPP), atau dihapus-persingkat saja. Bukankah FPP dari Ada Monroe telah dihaturkan sedari awal cerita?

Kekurang-meyakinkan Jude Law terbayar oleh penampilan memukau pada adegan klimaks saat mengakhiri pertarungan berlarut-larut di landai turunan Cold Mountain. Dia tampak berhasil menutupi banyak luka selama perjalanan dari pelarian perang saudara hingga momen itu (wajar dia ikut terbunuh). Ternyata di sinilah tipikal karakter dingin Jude Law dibutuhkan : rada perfeksionis, intimidatif, dan necis. Lupa kapan terakhir aku menonton film cowboy. Kurasa Batman versus Joker dalam perspektif lain. Ending film tergolong baik untuk standar hiburan dan estetika dunia. Pencarian movies yang sempurna tidak ada habisnya.

@mikailearns

pinterest.com/ahorrigan73
pinterest.com/ahorrigan73

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x