Fesyen

Gaya Hidup Remaja "Zaman Now", Masalahkah?

4 Juli 2018   22:25 Diperbarui: 4 Juli 2018   22:40 315 0 0

Gaya hidup merupakan gambaran bagi setiap orang yang mengenakkannya dan menggambarkan seberapa besar nilai moral orang tersebut hidup.

Sebagian besar remaja zaman now menyalahgunakan gaya hidupnya, mulai dari berpakaian seperti idola mereka masing -- masing yang mengikuti trend dari tahun ke tahun. Remaja zaman kini selalu dikaitkan dengan zaman dan teknologi. 

Banyak di sekitar kita wanita yang memakai celana pendek di depan umum yang diajarkan dalam ajaran islam yaitu harus menutup aurat kecuali telapak tangan dan muka bagi seorang wanita yang beragama Islam. 

Yang lebih menyedihkan sekarang dengan adanya sosial media yang dibilang cukup memprihatinkan karena banyaknya anak dibawah umur menyalahgunakan sosial media bukan sebagai media pembelajaran melainkan hal yang sebenarnya tidak pantas mereka lakukan, banyak kalangan remaja pada zaman sekarang yang melakukan sindir menyindir pada sosial media, kebiasaan tersebut menimbulkan banyak khalayak yang pada akhirnya saling penasaran apa yang mereka lakukan sehingga terlintas ingin mengikuti juga.

Selain itu remaja zaman sekarang banyak yang sudah mengenal minum minuman keras, rokok, bahkan narkoba. Mereka beranggapan bahwa jika tidak menkonsumsi barang barang tersebut, maka ia akan dinilai sebagai masyarakat yang ketinggalan zaman atau tidak gaul. 

Ini salah satu contoh yang salah atau tidak baik, karena kalau mereka mengkonsumsi barang haram tersebut bisa merusak kesehatan mereka, apalagi mereka dalam tahap perkembangan, terutama bagi pengguna narkoba, dampak negatif menggunakan narkoba adalah dapat mengalami gangguan syaraf pada otak yang tidak berjalan sempurna, dan dapat mengalami gangguan mental.

Untuk itu, di zaman yang serba modern ini, mari kita sebagai penerus bangsa Indonesia harus memajukan bangsa Indonesia terutama dalam budayanya karena negara Indonesia yang terkenal akan kaya kebudayaan. 

Hindari hal hal yang berdampak negatif, hindari pergaulan bebas, hindari narkoba. Pilihlah teman yang dapat membuat anda cerdas dan selalu mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa. Manfaatkan masa mudamu dengan hal yang positif.

Oleh: alfian haris alfarich, mahasiswa program studi ilmu komunikasi Umsida