Keamanan

Cetak Tangan SBY Perkuat TNI

5 Oktober 2018   11:02 Diperbarui: 5 Oktober 2018   11:15 350 0 0
Cetak Tangan SBY Perkuat TNI
Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang terdiri dari 17.504 pulau dengan luas 1,905 km persegi. Dengan luas tersebut, tentunya diperlukan kekuatan angkatan bersenjata yang handal dan tangguh. Ditambah lagi, Indonesia merupakan salah satu jalur perdagangan strategis dunia yang dari dulu banyak diperbutkan.

Memahami geografis dan sejarah, SBY dalam 10 tahun kepemimpinannya bertekad memperkuat tentara nasional Indonesia. Tekad tersebut direalisasikannya dalam berbagai program. Mulai dari meningkat postur anggaran TNI, peningkatan kesejahteraan, serta peningkatan alutsista.

Alutsista yang modern dan terbaharukan, diyakini akan menambah kehandalan dan kepercayaan diri pasukan TNI dihadapan negara-negara lainnya. Inilah daftar penambahan alutsista TNI pada masa pemerintahan SBY dalam rangka membangun TNI yang kuat, handal, dan disegani.

1. Penambahan Alutsista TNI AU

  • 16 jet tempur Sukhoi SU27/SU30 lengkap dengan persentaannya
  • 24 jet tempur F16 Blok -- 52 ID lengkap dengan persenjataannya
  • 16 jet tempur T50 Golden Eagle
  • 16 pesawat Coin Super Tucano
  • 24 pesawat latih Grob
  • 12 pesawat latih KT1 Wongbee
  • 9 Pesawat angkut berat Hercules
  • 16 Pesawat angkut sedang CN295
  • 6 Radar militer
  • 6 Helikopter tempur Cougar EC725
  • 3 Helikopter AS332 Super Puma
  • 8 Batteray anti serangan udara Oerlikon Skyshield
  • 6 UAV Heron
  • 2 Pesawat CN235 MPA

2. Penambahan Alutsista TNI AL

  • 54 Tank Amfibi BMP3F
  • 12 Artileri MLRS RM Grad
  • 5 Panser Amfibi BTR-4
  • 3 Kapal Light Fregat Bung Tomo Class
  • 2 Kapal Perusak Kawal Rudal PKR 10514 Damen Schelde
  • 8 Kapal Cepat Rudal 40 m
  • 3 Kapal Cepat Rudal 60 m
  • 3 Kapal Selam Changbogo
  • 6 Kapal Patroli Cepat
  • 3 Kapal Pendarat Tank
  • 2 Kapal Logistik Tempur (BCM)
  • 2 Kapal Oceanografi
  • 1 Kapal Latih Layar
  • 11 Helikopter anti kapal selam
  • 4 Pesawat latih Bonanza
  • 2 Pesawat CN235 Patmar
  • Penambahan kekuatan 1 batalyon Marinir di Batam
  • Penambahan kekuatan 1 divisi Marinir di Papua

3. Penambahan Alutsista TNI AD

  • 60 Tank Marder
  • 38 Artileri MLRS Astross II Mk6
  • 37 Artileri Caesar Nexter
  • 55 Meriam Artileri 105 mm KH178
  • 18 Meriam Artileri 155 mm KH179
  • 300 Panser Anoa berbagai versi
  • 22 Panser Tarantulla
  • 24 Helikopter tempur Bell 412 Ep
  • 8 Helikopter serbu Mi35
  • 12 Helikopter angkut Mi17
  • 12 Helikopter tempur AS55o Fennec
  • 8 Helikopter serang Apache AH 64E
  • 600 peluru kendali anti tank ATGM Nlaw
  • 180 Peluru kendali anti tank ATGM Javelin
  • 136 Peluru Kendali Mistral
  • 112 Peluru kendali Starstreak
  • 60 Arhanud dan Rudal TD2000B
  • 60 Arhanud dan Rudal Grom

4. Perkuatan Pangkalan Militer

  • Pangkalan TNI AU Tarakan
  • Pangkalan TNI AU Natuna
  • Pangkalan TNI AU Pekanbaru
  • Pangkalan TNI AU Pontianak
  • Pangkalan TNI AU Biak
  • 3 Lanud perintis di perbatasan Kalimantan untuk Hercules
  • Pangkalan TNI AL Palu
  • Pangkalan TNI AL Tarakan
  • Pangkalan TNI AL Sorong
  • Pangkalan TNI AL Merauke
  • Pangkalan TNI AL Kupang
  • Pangkalan TNI AL Natuna
  • Pembentukan ¬†Skuadron Helikopter Waytuba Lampung
  • Pembentukan Skuadron Helikopter Tanjungredeb
  • Pembentukan Skuadron Helikopter Natuna
  • Pembentukan Skuadron F16 Pekanbaru
  • Pembentukan skuadron Hercules Makassar
  • Pembentukan 6 batalyon infanteri mekanis
  • Pembentukan 12 batalyon raiders
  • Penambahan 5 batalyon TNI AD di Kalimantan
  • Penambahan 3 batalyon TNI AD di Papua
  • Penambahan 1 batalyon TNI AD di Natuna