Mohon tunggu...
MEX MALAOF
MEX MALAOF Mohon Tunggu... Pemuka Agama - Terus Bertumbuh dan Berbuah Bagi Banyak Orang

Tuhan Turut Bekerja Dalam Segala Sesuatunya

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Sopi (Minol) Legal Penyanggah Ekonomi Masyarakat NTT

21 November 2020   09:43 Diperbarui: 21 November 2020   09:51 256
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Usaha Ilegal Turun Temurun

Masyarakat NTT memiliki minuman beralkohol (minol) yang khas bernama sopi atau moke. Kata "Sopi" berasal dari bahasa Belanda yang mengandung arti alkohol cair. Sejak dahulu kala, minol yang merupakan hasil sadapan dan penyulingan air nira pohon lontar itu sudah menjadi usaha turun temurun.

Oleh karena itu, tidak mengherankan kalau kita berkunjung ke rumah-rumah keluarga masyarakat NTT, akan ditemukan di sana bejana-bejana antik dalam ukuran besar yang tersimpan pada lumbung-lumbung makanan yang ada, sebagai tempat penyimpanan sopi.

Walaupun sopi telah membawa berkah bagi masyarakat NTT sejak dahulu, akan tetapi minuman memabukkan itu tetaplah dipandang sebagai sesuatu yang terlarang sehingga diusahakan dan diperjualbelikan secara sembunyi-sembunyi. Ada yang melakukannya di ladang, ada juga yang menyulingnya di pinggir sawah sambil menjaga padi dari serangan hama burung, dan tempat-tempat aman lainnya.

Dari Ilegal Menuju Legal

Tahun 2019 boleh dikatakan sebagai tahun yang akan selalu dikenang oleh masyarakat NTT sebagai tahun dimana minol sopi mendapatkan pengakuan dimata pemerintah setempat dalam hal ini, Gubernur terpilih Viktor Laiskodat untuk diproduksi secara legal.

Terobosan yang dilakukan oleh pemerintah setempat tentu perlu diapresiasi dan disambut dengan sukacita dan kegembiraan. Masyarakat yang jauh sebelumnya harus kucing-kucingan dengan aparat kepolisian untuk mengusahakan minuman beralkohol tinggi itu untuk menopang hidup, kini boleh bebas mengadakannya.

Sopi bagi masyarakat NTT, sangat kaya akan maknanya. Sopi dapat melahirkan persaudaraan dalam banyak kalangan, membawa perdamaian bagi yang bertikai, dan mengeluarkan seseorang dari suatu persoalan yang melilitnya.

Dari Lokal Menuju Dunia

Pengakuan pemerintah NTT atas keberadaan minol sopi, tidak hanya melahirkan kelegaan bagi masyarakat setempat tetapi pada saat yang sama juga mendatangkan sebuah tuntutan baru bahwa sopi walaupun tetap diproduksi secara tradisional tetapi harus menghadirkan mutu dan rasa berlevel dunia.

Ini terjadi karena minuman yang membuat puyeng kepala itu, tidak hanya akan dinikmati oleh masyarakat lokal tetapi akan dirasakan juga oleh masyarakat tanah air bahkan mancanegara. Untuk itu, pemerintah NTT mengambil inisiatif dengan memproduksi dan meluncurkan sebuah produk berlabel SOPHIA (Sopi Asli). Butuh kerja sama, strategi, terobosan, dan berbagai hal baik lainnya untuk mewujudkan maksud dan tujuan itu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun