Mohon tunggu...
Mas Sam
Mas Sam Mohon Tunggu... Guru - Guru

Membaca tulisan, menulis bacaan !

Selanjutnya

Tutup

Balap Pilihan

Jangan Kasih Kendor, Buktikan Joan Mir Pantas Juara Dunia

22 November 2020   11:47 Diperbarui: 22 November 2020   11:50 117
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kecewa ?!

Ya. Para pendukungnya banyak yang kecewa. Pada balapan seri pamungkas di GP Portugal sang juara dunia motogp 2020 Joan Mir akan memulai balapan dari posisi paling bontot. 

Publik sebetulnya berharap Mir tetap menunjukkan konsistensinya sekalipun gelar juara dunia motogp 2020 sudah di tangan. 

Apa daya dalam kualifikasi yang dilakukan di sirkuit Algarve, Pertimo-Portugal Mir keteteran dari pembalap lain. Alhasil dia harus membalap dari urutan 20, berada tiga grade dari pebalap veteran Valentino Rossi.

Pada balapan di GP Portugal kali ini pole position ditempati pebalap tuan rumah Miguel Oliveira. Diikuti oleh Morbidelli di posisi 2 dan Jack Miller di urutan 3.

Memang harus diakui banyak faktor yang mendukung keberhasilan pebalap dalam melakoni balapan. Bukan sekedar kepiawaian sang pebalap semata.

Ada tim teknis yang mengotak-atik settingan mesin. Ada dukungan dari bagian elektronik. Ada tim yang memberikan masukan dari pembacaan cuaca, arah angin, kelembaban udara sampai yang mengukur panas lintasan.

Diskusi antara pebalap dan tim untuk menentukan ban yang akan digunakan pun sangat menentukan. Kadang karena kesalahan menentukan jenis ban, pebalap yang awalnya melaju kencang pada detik-detik akhir kerepotan karena ban telah aus.

Pendukung Tidak Mau Tahu

bola.com
bola.com

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Balap Selengkapnya
Lihat Balap Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun