Mohon tunggu...
FX Aris Wahyu Prasetyo Saris
FX Aris Wahyu Prasetyo Saris Mohon Tunggu... Penulis - Menikmati menulis dan membaca dalam bertualang makna kehidupan menuju kebijaksanaan abadi.

Penulis, Pembaca, Petualang, dan Pencari Makna.

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Mari Sejenak Memaknai Hamparan Itu!

6 November 2021   04:05 Diperbarui: 6 November 2021   04:15 108 30 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Illsutrasi. stmarysredbourn.org

Ada suka ria di tengah hamparan luas, ada jiwa dan raga yang senantiasa beriang bersama semesta, dan ada asa yang terpetik dalam kegembiraan panen raya di penghujung penantian panjang. Setiap detik dan peluh di masa lalu, menjadi sebuah harapan yang mencari jawaban, hingga akhirnya waktu itu pun tiba. Panen yang menggembirakan, panen yang penuh syukur menjadi buah dari ketekunan dan kesabaran.

Satu per satu, perlahan-lahan, suka cita itu terus mengumpul di dalam jiwa yang melegakan budi pada kehidupan yang lebih baik dan penuh makna. Semesta pun turut bersuka ria memastikan segala daya dan usaha telah mengalirkan berkah dan kasih yang tak pernah mengingkari ketulusan dan keuletan jiwa dalam meniti setiap langkah perjuangan dalam menelusuri segala proses yang ada.

Semua bisa kembali ke rumah dalam kebahagiaan, meninggalkan sementara waktu hamparan yang telah memberikan suka cita itu untuk sejenak menghabiskan hari dalam keheningan dan kesendirian. Semua bisa kembali ke rumah menikmati kebersamaan dalam aroma pesona satu keluarga, meninggalkan sejenak hamparan itu untuk bercengkerama dengan semesta dalam nada-nada alam penuh asa.

Detik ini di sebuah kursi penuh inspirasi, betapa indahnya menikmati hidup dalam sebuah kolaborasi diri bersama semesta meniti setiap langkah, setiap detik, dan setiap hembusan napas. Hati selalu menelusur setiap rasa, budi selalu menembus setiap asa, dan semesta selalu mengingatkan semua tentang betapa agung kuasa-Nya.

Illustrasi. www.thenivbible.com
Illustrasi. www.thenivbible.com
#AM41 (Aliran Makna), Sebuah aliran makna untuk dunia yang lebih baik, berdaya guna, dan melegakan segala jiwa dalam kesatuan hati dan budi.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan