Mohon tunggu...
Marcko Ferdian
Marcko Ferdian Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Pencinta Monokrom dan Choir

Love what you have || Kompasianer pemula

Selanjutnya

Tutup

Nature Artikel Utama

Cendana, Semoga Harum-mu Semerbak Kembali dari Flobamora untuk Nusantara

27 Mei 2022   04:01 Diperbarui: 28 Mei 2022   16:14 1465
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Persemaian Bibit Pohon Cendana/By Iskak N. Ismawan/Sumber:blog.worldagroforestry.org

Cendana juga punya efek sedatif. Sedatif merupakan istilah dunia medis yaitu suatu keadaan terjadinya penurunan kepakaan terhadap rangsangan dari luar. Sedative dalam dosis besar menyebabkan seseorang tertidur pulas.

Dengan kata lain, sedatif itu ibarat kata seperti dibius gitu sehingga, tubuh menjadi rileks, dan tenang.

Tadi sempat disinggung jika atsiri yang unggul minimal santalol-nya 90% kan? Jadi, santalol ini punya efek yang kuat terhadap sistem saraf pusat. 

Efek inhalat dari minyak cendana mampu menenangkan pergerakan hewan percobaan sebesar 40%, dan 20% kepada hewan percobaan yang sebelumnya diberi kefaein sebagai pemicu kegelisahan (Bucbauer et al 1993; Agusta dan Yuliasri, 2001).

Dari segi manfaat, cendana jelas berpotensi dikembangkan. Potensi ini tentu harus didukung oleh kebijakan dan konservasi demi keberlanjutannya di masa depan.

Persemaian Bibit Pohon Cendana/By Iskak N. Ismawan/Sumber:blog.worldagroforestry.org
Persemaian Bibit Pohon Cendana/By Iskak N. Ismawan/Sumber:blog.worldagroforestry.org

Harum Cendana yang Dirindukan

Salah satu cara untuk menghidupkan kejayaan cendana adalah melalui konservasi. Konservasi dilakukan dengan pola keanekaragaman hayati atau biodiversity yang menekankan tiga hal yaitu perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan secara berkelanjutan atau sustainable.

Perlindungan dilakukan bersama oleh pemerintah dan masyarakat. Tugas besar yang menanti pemerintah adalah memberi informasi dan pengetahuan kepada masyarakat sehingga rasa memiliki dari masyarakat muncul untuk menjaga, merawat dan memelihara tanaman endemik Bumi Flobamora ini.

Berikutnya adalah faktor pengawetan yaitu menjaga agar habitat asli cendana tidak dirusak. Mengingat cendana adalah hemiparasit yang perlu inang di masa awal siklus hidupnya, maka habitat menjadi penting untuk dijaga.

Sementara dari sisi keberlanjutan, pemerintah dan masyarakat harus betul-betul sadar untuk tidak mengusik pohon cendana pada habitat aslinya sehingga berfungsi sebagai plasma nutfah. Plasma nutfah adalah bank untuk "mendepositokan" cendana agar sewaktu-waktu dapat diperbanyak lewat teknik budidaya konvesional maupun modern.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun