Mohon tunggu...
MomAbel
MomAbel Mohon Tunggu... Mom of 2

Belajar menulis untuk berbagi... #wisatakeluarga

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Seharian di Saloka Fun Park, "Dufan"nya Jawa Tengah

11 Juni 2019   07:15 Diperbarui: 11 Juni 2019   07:17 0 7 4 Mohon Tunggu...
Seharian di Saloka Fun Park, "Dufan"nya Jawa Tengah
Saloka Fun Park (Foto : Dokumen Pribadi)

I believe I can fly..
I believe I can touch the sky...

Lagu tersebut terdengar semakin pas dan indah tatkala saya dan putri sulung saya menaiki wahana Kumbang Layang, salah satu wahana rel di udara di Saloka Fun Park yang kami kunjungi. Iya, pada libur Lebaran ini akhirnya terwujud keinginan kami berkunjung ke theme park yang masih satu kecamatan dengan rumah orangtua saya.

Hari itu kami berangkat pagi dari rumah orangtua saya supaya bisa maksimal menghabiskan liburan. Rencananya setelah makan siang akan lanjut ke gua Maria Kerep atau wisata Eling Bening. Jam 10.00 kurang kami sudah tiba di Saloka yang masih sepi.

Petugas parkir menawarkan parkir VIP yang berlokasi lebih dekat dengan gerbang masuk taman. Berhubung parkir biasa dilengkapi dengan shuttle car gratis, kami pun memilih parkir biasa saja. Anak-anak saya paling senang naik kendaraan wisata seperti wara-wiri, shuttle bus, atau mobil golf.

Kendaraan Wara-wiri di Saloka (Dok. Pribadi)
Kendaraan Wara-wiri di Saloka (Dok. Pribadi)

Pagi itu belum banyak pengunjung. Di konter tiket tertulis harga tiket 150.000 karena Lebaran hari kedua dihitung tiket holiday. Dan ternyata anak usia 2 tahun ke atas sudah dikenakan tarif penuh. Ya sudahlah, sepertinya lumayan bagus tempat ini, kata saya dalam hati.

Sebelum masuk kami berfoto di depan gerbang. Kedua anak saya sudah berlarian melihat maskot Saloka dan beberapa patung lucu. Dan setelah kami masuk ke dalam, wow saya tak menyangka tempat ini bagus. Keren!

Saloka Fun Park ( Dok. Pribadi)
Saloka Fun Park ( Dok. Pribadi)

Wahana yang pertama kami kunjungi adalah Galileo. Wahana lumbung ilmu pengetahuan yang lengkap dan bagus sekali. Ilmu pengetahuan dari jaman prasejarah hingga teknologi modern terkini ada semua di Galileo. 

Sungguh saya terharu dengan keberadaan Galileo ini. Lahir dan besar di daerah sini membuat saya merasakan ada kemajuan yang signifikan. Rasanya belum ada theme park yang edukatif seperti ini di Jawa Tengah. Saking besar wahana Galileo ini, saya merasa harga tiket bisa dikatakan sebanding.

Salah satu area di Galileo ( Dok. Pribadi)
Salah satu area di Galileo ( Dok. Pribadi)

Setelah selesai berkeliling di Galileo, kami mulai menjelajah wahana outdoor yang ada. Cuaca cukup bersahabat hari itu. Panas matahari tidak terlalu menyengat. 

Kami berempat mulai antri untuk mencoba wahana dari ujung ke ujung. Ya ampun, ternyata wahananya banyak juga. Nggak bakal rugi deh bayar tiket harga segitu untuk berkeliling di "negeri" Saloka.

Bermain dari satu wahana ke wahana lain membuat saya merasa bahwa Saloka ini seperti Dufan Ancol. Memang beberapa wahana tidak sebesar dan seekstrim Dufan. Tapi menurut saya keren ada theme park begini di kabupaten Semarang.

Saloka mempunyai konsep sendiri yang berhubungan dengan legenda Rawa Pening. Di Saloka ini, kita diajak berfantasi di sebuah negeri bernama Saloka dengan ikon sebuah naga bernama Loka. Sebuah negeri yang indah untuk dijadikan tempat berpetualang dengan 5 area, yaitu Balalantar, Kamayayi, SegaraPrada, Ararya, dan Pesisir. 

Fantasi yang ditawarkan unik dan berbeda. Termasuk juga dalam penamaan wahananya. Penamaan wahana lebih banyak menggunakan bahasa Jawa. Misalnya Bengak-Bengok, yang berarti berteriak histeris berulang kali. Bengak-bengok adalah wahana Disko seperti kora-kora Dufan Ancol, Lika-Liku yang berupa rollercoaster, dan atau Paku Bumi. Siapa sih yang tidak histeris berteriak ketika naik perahu bergerak seolah melempar kita ke udara? 

Beberapa Wahana di Saloka (Dok. Pribadi)
Beberapa Wahana di Saloka (Dok. Pribadi)

Selain itu, ada wahana yang unik yaitu adu nyali. Disini saya baru melihat gambaran "buto ijo", raksasa jahat berwarna yang sangat ditakuti di masa kanak-kanak saya. Duh, anak kecil jaman saya nama buto ijo ini sangat terkenal.

Adu Nyali dengan Buto Ijo (Dok. Pribadi)
Adu Nyali dengan Buto Ijo (Dok. Pribadi)

Nah, yang istimewa adalah wahana Cakrawala. Sebuah bianglala besar dengan ketinggian 33 meter yang akan membawa kita melihat keindahan panorama alam Rawa Pening, perbukitan, dan pegunungan di sekitarnya.  Hmm... pokoknya beda!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x