Mohon tunggu...
Sucahya Tjoa
Sucahya Tjoa Mohon Tunggu... Konsultan - Lansia mantan pengusaha dan konsultan teknik aviasi, waktu senggang gemar tulis menulis. http://sucahyatjoa.blogspot.co.id/

Lansia mantan pengusaha dan konsultan teknik aviasi, waktu senggang gemar tulis menulis. http://sucahyatjoa.blogspot.co.id/

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

KTT BRICS Xiamen,Tiongkok 3-5 September 2017

7 September 2017   12:39 Diperbarui: 7 September 2017   13:00 1487
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pertemuan BRIC berakhir di Xiamen, di mana Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan pada sebuah upacara penutupan pada hari Selasa (5 September) bahwa negara-negara BRICS mengeksplorasi jalan baru "kerja sama dan saling menguntungkan antara negara-negara emerging markets dan negara-negara berkembang". Pada akhirnya, kerjasama BRIC dengan strategi diplomasi Tiongkok untuk menempati posisi apa?

Setelah pertemuan tiga hari tersebut, Tiongkok mengumumkan bahwa mereka telah menginvestasikan US $ 500 juta untuk Dana Bantuan Kerjasama Selatan-Selatan untuk membantu negara-negara berkembang lainnya menghadapi masalah seperti kelaparan, pengungsi, perubahan iklim dan kesehatan masyarakat. Sebagai tambahan, Tiongkok membentuk program kerja sama ekonomi dan teknologi senilai $ 80 juta pertama dan menyumbangkan $ 4 juta kepada New Development Bank.

Deklarasi multilatheral : Melawan proteksionisme perdagangan. Pernyataan tersebut juga menyatakan keprihatinannya bahwa Korea Utara melakukan uji coba nuklir sebelum pembukaan pertemuan BRICS. Tiongkok pertama kali mengusulkan konsep "BRICS Plus", yang diyakini sebagai jalur ekspansi BRICS atas dorongan Tiongkok, yang bertujuan untuk mendominasi pembentukan tatanan internasional baru dan untuk bersaing dengan G-7 yang dipimpin AS. Hubungan Sino-India dianggap penting bagi masa depan negara-negara BRICS dimana sistem sosial, nilai dan aspek historis dan budaya sangat berbeda.

Deklarasi pada pembukaan KTT BRICS Xiamen, yang diterbitkan bersama oleh negara-negara BRICS pada tanggal 4 September mengatakan: Kami sangat menyesal bahwa Korea Utara telah melakukan uji coba nuklir dan menyatakan keprihatinan mendalam mengenai ketegangan di Semenanjung Korea dan masalah nuklir yang telah berlangsung lama, yang menekankan bahwa masalah tersebut hanya dapat diselesaikan secara langsung melalui pembicaraan semua pihak terkait, dengan cara yang damai untuk memecahkannya.

Deklarasi tersebut juga mengacu pada perang melawan terorisme, dan negara-negara BRICS untuk memperkuat kerja sama anti-korupsi dan sebagainya.

Pada hari Selasa pagi, Xi Jinping mengadakan dialog antara negara-negara emerging market dan negara-negara berkembang. Selanjutnya, Xi Jinping mengadakan konferensi pers, hanya mengumumkan hasil dari KTT BRICS ini.

Sumber:  Media luar negeri.

Ninth BRICS Summit Opens Xi Jinping Chairs the Summit and Delivers Important Speech Stressing Stronger BRICS Partnership for a Brighter Future

Full text of President Xi's speech at opening ceremony of BRICS Business Forum

新闻观察:厦门金砖峰会有甚么成果?

Bric Summit Over Xi Jinping

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun