Mohon tunggu...
Sucahya Tjoa
Sucahya Tjoa Mohon Tunggu... Saya seorang pengusaha dan konsultan teknik aviasi, waktu senggang gemar tulis menulis. http://sucahyatjoa.blogspot.co.id/

Saya seorang pengusaha dan konsultan teknik aviasi, waktu senggang gemar tulis menulis. http://sucahyatjoa.blogspot.co.id/

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Dilema Hubungan NATO-Uni Eropa dan Rusia

26 Juni 2017   19:24 Diperbarui: 26 Juni 2017   19:31 0 1 0 Mohon Tunggu...
Dilema Hubungan NATO-Uni Eropa dan Rusia
Ilusrasi dari :World Flag Database+ Theodora.com+ Getty Images+ Forbes+ The Telegraph-enchandlearning.com

Ilusrasi dari :World Flag Database+ Theodora.com+ Getty Images+ Forbes+ The Telegraph+enchandlearning.com

NATO dan Uni Eropa. NATO adalah mekanisme pertahanan utama Eropa, Uni Eropa adalah organisasi untuk mengintegrasikan Eropa yang menggabungkan politik dan ekonomi.

Terakhir ini, kebijakan mereka terhadap Rusia, masing-masing bersikap radikal yang berbeda. Di Eropa Timur konflik militer antara NATO dan Rusia terus meningkat. Dan di Moskow dan Sochi, Wakil Presiden Komisi Eropa Frederica Mogherini dan kunjungan Kanselir Jerman Angela Merkel mengirim sinyal untuk mengurangi ketegangan.

Di satu sisi mengerahkan pasukan, dan satu sisi lainya berusaha meredakan situasi. Situasi yang tampaknya bertentangan ini tidak bisa tidak menimbulkan pertanyaan bagi dunia luar: Sikap seperti apa yang diambil Eropa terhadap Rusia? Dan terobosan macam apakah hubungan Rusia-Eropa yang dihadapi setelah mengalami kesuraman untuk waktu yang cukup lama?

AS Mengerahkan Jet Tempur F-35 Di Perbatasan Rusia

F-35 adalah salah satu pesawat tempur multirole generasi kelima AS, dan dilengkapi dengan peralatan avionik dan kemampuan stealth baru. Pesawat jenis ini terutama digunakan untuk memberi dukungan garis depan, pemboman target di darat, pertahanan udara dan intersepsi, dan tugas lainnya. Ini adalah satu-satunya pesawat jet tempur generasi kelima yang saat ini sedang beroperasi di dunia.

Pada 25 April lalu, dua jet tempur F-35A terbaru AS terbang ke Pangkalan Udara Amari dekat ibukota Estonia Tallinn. Selama beberapa minggu berada di sana, mereka melakukan misi latihan dengan AS dan sekutu NATO-nya. Ini merupakan yang pertama kali bagi jet tempur F-35 melakukan latihan di luar negeri.

Komandan AU-AS Evans, mengatakan: "Pesawat ini jelas merupakan representasi dari langkah perubahan dalam kemampuan."

Situs AS sebelumnya ada memberitakan,  jet tempur F-35 AS pernah menggunakan "open airspace" dan simulasi komputer untuk melakukan pelatihan tempur untuk sistem pertahanan udara generasi berikutnya dari Rusia.

NATO Melakukan Tekanan Militer terhadap Rusia

Pangkalan Udara Amari, Estonia hanya berjarak 225 km dari perbatasan Rusia, dengan mengerahkan F-35 disini tidak diragukan lagi ini merupakan sinyal bahwa NATO mendekati Rusia. Dengan mengerahkan jet tempur F-35 untuk memperkuat kehadiran militer NATO yang jelas telah "mengganggu di ambang pintu Rusia."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9