Mohon tunggu...
Listhia H. Rahman
Listhia H. Rahman Mohon Tunggu... Ahli Gizi yang sedang Melanjutkan Studi

❤ Student at Postgraduate Program of Public Health (Nutrition), Faculty of Medicine, Universitas Gadjah Mada ❤ Bachelor of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Diponegoro University ❤ "Kalau tidak membaca, bisa menulis apa" ❤ listhiahr@gmail.com❤

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Artikel Utama

25 Januari, Selamat Hari Gizi Indonesiaku!

25 Januari 2015   17:14 Diperbarui: 25 Januari 2017   23:52 0 24 11 Mohon Tunggu...
25 Januari, Selamat Hari Gizi Indonesiaku!
Anak balita yang tengah diukur lingkar kepalanya untuk mengetahui perkembangan tubuhnya di Puskesmas Bantul 1, Palbapang, Bantul, DI Yogyakarta (Kompas.com)

Sudahkah kalian tahu bahwa pada tanggal 25 Januari diperingati sebagai Hari Gizi Nasional. Jika belum terdengar gaungnya di telinga, bersyukurlah karena dengan tulisan ini kalian bisa tahu kalau hari ini ternyata termasuk ke dalam hari penting di Indonesia.Hari Gizi Nasional ke-55 kali ini mengusung tema “Bersama Membangun Gizi Menuju Bangsa Sehat Berprestasi’.

Sumber: gizi.depkes.go.idPada logo HGN 2015 kali ini terlihat jelas terdapat tanda segitiga dan sekelompok manusia dalam bentuk sederhana dengan tangan mengangkat ke atas. Seperti yang dilansir pada gizi.depkes.go.id, Tanda segitiga menyimbolkan dari piramida/tumpeng gizi seimbang yang terbagi atas 4 bagian. Dan bentuk sekelompok orang dalam bentuk sederhana itumenggambarkan bangsa sehat berprestasi, sedangkan warna-warni dari gambar kelompok manusia tersebut mengartikan keanekaragaman.

Ya, sebagaimana kita tahu sebagai makhluk hidup tentu kita tak bisa lepas dari makanan. Makanan yang kita makan pun tidak sembarangan, melainkan akan lebih baik jika yang bergizi. Selain untuk menunjang keberlangsungan hidup, makanan bergizipun berguna sebagai penunjang kesehatan dan dapat juga berpengaruh pada perkembangan organ vital terutama pada masa kehamilan.

Nah karena hari ini adalah spesial gizi, saya tidak akan ngebahas terkait hal-hil tetang makanan apa yang baik untuk ini itu dan bla-blanya. Namun hal-hal yang ringan saja yaa, yang mungkin belum diketahui banyak orang. hehee

Bagaimana Sih Sejarah Hari Gizi Nasional Itu?

Menurut Pedoman Hari Gizi Nasional, Hari Gizi Nasional pertama kali diadakan oleh LMR (Lembaga Makanan Rakyat) pada pertengahan tahun 1960-an, dan dilanjutkan oleh Direktorat Gizi pada tahun 1970-an hingga sekarang. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati dimulainya pengkaderan tenaga gizi Indonesia dengan berdirinya Sekolah Juru Penerang Makanan tanggal 26 Januari 1951. Sejak saat itu pendidikan tenaga gizi terus berkembang pesat di banyak perguruan tinggi di Indonesia. Di kemudian hari disepakati bahwa hari gizi nasional ditetapkan menjadi tanggal 25 Januari.

Pentingkah Hari Gizi Nasional itu ada?

Adalah almarhum Prof. Poorwo Soedarmo, Bapak Gizi Indonesia, sejak awal kemerdekaan tahun 1950 yang sudah mulai merintis tentang pentingnya gizi. Saat itu beliau diangkat oleh Menteri Kesehatan, almarhum dokter J Leimena, untuk mengepalai Lembaga Makanan Rakyat (LMR). Waktu itu lebih dikenal sebagai Instituut voor Volksvoeding (IVV) yang merupakan bagian dari Lembaga Penelitian Kesehatan yang dikenal sebagai Lembaga Eijckman.

Bapak Gizi Indonesia (toucheffectt.blogspot.com)

Hari Gizi Nasional bukan sekadar momentum , karena sesungguhnya hari ini adalah sebagai bentuk peringatan bahwa gizi turut berperan penting dalam kehidupan kita. Terlebih sebagai manusia yang hidup yang membutuhkan makan. Peringatan hari ini sebagai alarm untuk sadar bahwa gizi itu penting lho.

Pentingnya gizi pun ada dalam Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, Bab VIII mengamanatkan bahwa Upaya Perbaikan Gizi bertujuan untuk meningkatkan mutu gizi perseorangan dan masyarakat antara lain melalui perbaikan pola konsumsi makanan, perbaikan perilaku sadar gizi, peningkatan akses serta mutu pelayanan gizi dan kesehatan sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi.

Tahukah Kalian Bahwa 4 Sehat 5 Sempurna Kini Berganti Pedoman Gizi Seimbang?

Sumber: gizi.depkes.go.id

Pedoman Gizi Seimbang sebenarnya telah diimplementasikan sejak tahun 1955 menggantikan slogan “4 Sehat 5 Sempurna”. Namun baru tahun 1990 kita mempunyai Pedoman Umum Gizi Seimbag (PUGS). Ya, meski Pedoman Gizi seimbang telah dikenalkan jauh-jauh hari namun ada kendala dalam mensosialisasikannya.

Nah, pada tanggal 27 Januari 2014 disusunlah Pedoman Gizi Seimbang yang baru. Pesan-pesan PGS baru tersebut adalah :

1) Syukuri dan nikmati anekaragam makanan;

2) Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan;

3) Biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi;

4) Biasakan mengonsumsi anekaragam makanan pokok;

5) Batasi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak;

6) Biasakan Sarapan;

7) Biasakan minum air putihyang cukup dan aman;

8) Biasakan membaca label pada kemasan pangan;

9) Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir;

10) Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan normal

Apa Sih Peran Tenaga Gizi Untuk Indonesia?

Di Indonesia sendiri tenaga gizi lebih banyak yang masih berlatarbelakang Diploma III, karena pada tingkat Sarjana baru saja dimulai. Selain itu ada juga Dokter Spesialis Gizi Klinis. Nah, profesi ini memiliki kewenangan yang berbeda dengan standar yang sudah ditentukan. Sehingga dalam melakukan peranannya tidak akan saling berbenturan.

Sumber: teenspeak.orgOya, adanya perkembangan globalisasi akan memungkinkan masuknya tenaga asing dengan bebas ke Indonesia. Untuk itu, perlu adanya tenaga gizi yang profesional dalam keilmuan/kompetensi lulusan setara dengan standar Internasional. Di samping untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan gizi di masyarakat

Harapan Sebagai Mahasiswa Ilmu Gizi

Sebagai mahasiswa ilmu gizi , tentu harapan kedepan adalah bisa segera menyelesaikan skripsi dan lulus, dapet kerja, dapet jodoh dan menikah. amin turut menyehatkan masyarakat Indonesia. Seperti kalian tahu, gizi dapat menjadi bentuk preventif dalam kesehatan. Jika kita memakan makanan yang bergizi tentu penyakitpun bisa diatasi. Terlebih penyakit yang sering dialami masyarakat di zaman ini adalah penyakit terkait perilaku dan pola makan yang kurang baik seperti obesitas, hipertensi dan diabetes melitus. Kedepannya semoga makin banyak masyarakat yang sadar akan kebutuhan gizinya masing-masing. Menyadarkan kesehatan dengan gizi.

Sebenarnya masyarakatpun sudah banyak yang perduli dengan gizi. Beberapa kali bertemu orang dan menanyakan jurusan pasti suka pada curhat tentang masalahnya. heeehee. Hal yang bisa saya lakukan saat ini sebagai mahasiswa adalah menulis apa yang saya ketahui terutama terkait gizi dan memperkenalkan hal-hal yang ilmiah dengan bungkusan yang tidak membosankan *semoga* hhehe. Oya,Semenjak bergabung di sini pun didominasi oleh tulisan "gizi" loh. Bisa dicek di sini dan semoga ada manfaaatnyaaa :D

Hujan Boleh Turun , Daya Tubuh Jangan

Kalau Wanita Lagi PMS, Laki-laki Tolong Mengertilah

Kalau Beli Produk Kemasan, Tolong Jangan Cuma Lihat Kadaluarsa

Jangan Ada Lagi, Singkong "made in.."

Seminar Nasional: Cara Mahasiswa Gizi UNDIP Perduli Negeri

Memaniskan Hidup dengan Cegah Diabetes Melitus

Minum, Jangan Tunggu Haus

Osteoporosis, hush hush sana!

Hari Menopause Sedunia : Fase bukan Kutukan

Ibadah Berkah Kolesterol Tak Masalah

Sekali lagi, Selamat Hari Gizi Indonesiaku!

 

Salam bergizi tinggi,

Listhia H Rahman

Selamat Hari Gizi, Indonesiaku!

Sudahkah kalian tahu bahwa pada tanggal 25 Januari diperingati sebagai Hari Gizi Nasional. Jika belum terdengar gaungnya di telinga, bersyukurlah karena dengan tulisan ini kalian bisa tahu kalau hari ini ternyata termasuk ke dalam hari penting di Indonesia.Hari Gizi Nasional ke-55 kali ini mengusung tema “Bersama Membangun Gizi Menuju Bangsa Sehat Berprestasi’.

Sumber: gizi.depkes.go.idPada logo HGN 2015 kali ini terlihat jelas terdapat tanda segitiga dan sekelompok manusia dalam bentuk sederhana dengan tangan mengangkat ke atas. Seperti yang dilansir pada gizi.depkes.go.id, Tanda segitiga menyimbolkan dari piramida/tumpeng gizi seimbang yang terbagi atas 4 bagian. Dan bentuk sekelompok orang dalam bentuk sederhana itumenggambarkan bangsa sehat berprestasi, sedangkan warna-warni dari gambar kelompok manusia tersebut mengartikan keanekaragaman.

Ya, sebagaimana kita tahu sebagai makhluk hidup tentu kita tak bisa lepas dari makanan. Makanan yang kita makan pun tidak sembarangan, melainkan akan lebih baik jika yang bergizi. Selain untuk menunjang keberlangsungan hidup, makanan bergizipun berguna sebagai penunjang kesehatan dan dapat juga berpengaruh pada perkembangan organ vital terutama pada masa kehamilan.

Nah karena hari ini adalah spesial gizi, saya tidak akan ngebahas terkait hal-hil tetang makanan apa yang baik untuk ini itu dan bla-blanya. Namun hal-hal yang ringan saja yaa, yang mungkin belum diketahui banyak orang. hehee

Bagaimana Sih Sejarah Hari Gizi Nasional Itu?

Menurut Pedoman Hari Gizi Nasional, Hari Gizi Nasional pertama kali diadakan oleh LMR (Lembaga Makanan Rakyat) pada pertengahan tahun 1960-an, dan dilanjutkan oleh Direktorat Gizi pada tahun 1970-an hingga sekarang. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati dimulainya pengkaderan tenaga gizi Indonesia dengan berdirinya Sekolah Juru Penerang Makanan tanggal 26 Januari 1951. Sejak saat itu pendidikan tenaga gizi terus berkembang pesat di banyak perguruan tinggi di Indonesia. Di kemudian hari disepakati bahwa hari gizi nasional ditetapkan menjadi tanggal 25 Januari.

Pentingkah Hari Gizi Nasional itu ada?

Adalah almarhum Prof. Poorwo Soedarmo, Bapak Gizi Indonesia, sejak awal kemerdekaan tahun 1950 yang sudah mulai merintis tentang pentingnya gizi. Saat itu beliau diangkat oleh Menteri Kesehatan, almarhum dokter J Leimena, untuk mengepalai Lembaga Makanan Rakyat (LMR). Waktu itu lebih dikenal sebagai Instituut voor Volksvoeding (IVV) yang merupakan bagian dari Lembaga Penelitian Kesehatan yang dikenal sebagai Lembaga Eijckman.

Bapak Gizi Indonesia (toucheffectt.blogspot.com)

Hari Gizi Nasional bukan sekadar momentum , karena sesungguhnya hari ini adalah sebagai bentuk peringatan bahwa gizi turut berperan penting dalam kehidupan kita. Terlebih sebagai manusia yang hidup yang membutuhkan makan. Peringatan hari ini sebagai alarm untuk sadar bahwa gizi itu penting lho.

Pentingnya gizi pun ada dalam Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, Bab VIII mengamanatkan bahwa Upaya Perbaikan Gizi bertujuan untuk meningkatkan mutu gizi perseorangan dan masyarakat antara lain melalui perbaikan pola konsumsi makanan, perbaikan perilaku sadar gizi, peningkatan akses serta mutu pelayanan gizi dan kesehatan sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi.

Tahukah Kalian Bahwa 4 Sehat 5 Sempurna Kini Berganti Pedoman Gizi Seimbang?

Sumber: gizi.depkes.go.id

Pedoman Gizi Seimbang sebenarnya telah diimplementasikan sejak tahun 1955 menggantikan slogan “4 Sehat 5 Sempurna”. Namun baru tahun 1990 kita mempunyai Pedoman Umum Gizi Seimbag (PUGS). Ya, meski Pedoman Gizi seimbang telah dikenalkan jauh-jauh hari namun ada kendala dalam mensosialisasikannya.

Nah, pada tanggal 27 Januari 2014 disusunlah Pedoman Gizi Seimbang yang baru. Pesan-pesan PGS baru tersebut adalah :

1) Syukuri dan nikmati anekaragam makanan;

2) Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan;

3) Biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi;

4) Biasakan mengonsumsi anekaragam makanan pokok;

5) Batasi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak;

6) Biasakan Sarapan;

7) Biasakan minum air putihyang cukup dan aman;

8) Biasakan membaca label pada kemasan pangan;

9) Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir;

10) Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan normal

Apa Sih Peran Tenaga Gizi Untuk Indonesia?

Di Indonesia sendiri tenaga gizi lebih banyak yang masih berlatarbelakang Diploma III, karena pada tingkat Sarjana baru saja dimulai. Selain itu ada juga Dokter Spesialis Gizi Klinis. Nah, profesi ini memiliki kewenangan yang berbeda dengan standar yang sudah ditentukan. Sehingga dalam melakukan peranannya tidak akan saling berbenturan.

Sumber: teenspeak.orgOya, adanya perkembangan globalisasi akan memungkinkan masuknya tenaga asing dengan bebas ke Indonesia. Untuk itu, perlu adanya tenaga gizi yang profesional dalam keilmuan/kompetensi lulusan setara dengan standar Internasional. Di samping untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan gizi di masyarakat

Harapan Sebagai Mahasiswa Ilmu Gizi

Sebagai mahasiswa ilmu gizi , tentu harapan kedepan adalah bisa segera menyelesaikan skripsi dan lulus, dapet kerja, dapet jodoh dan menikah. amin turut menyehatkan masyarakat Indonesia. Seperti kalian tahu, gizi dapat menjadi bentuk preventif dalam kesehatan. Jika kita memakan makanan yang bergizi tentu penyakitpun bisa diatasi. Terlebih penyakit yang sering dialami masyarakat di zaman ini adalah penyakit terkait perilaku dan pola makan yang kurang baik seperti obesitas, hipertensi dan diabetes melitus. Kedepannya semoga makin banyak masyarakat yang sadar akan kebutuhan gizinya masing-masing. Menyadarkan kesehatan dengan gizi.

Sebenarnya masyarakatpun sudah banyak yang perduli dengan gizi. Beberapa kali bertemu orang dan menanyakan jurusan pasti suka pada curhat tentang masalahnya. heeehee. Hal yang bisa saya lakukan saat ini sebagai mahasiswa adalah menulis apa yang saya ketahui terutama terkait gizi dan memperkenalkan hal-hal yang ilmiah dengan bungkusan yang tidak membosankan *semoga* hhehe. Oya,Semenjak bergabung di sini pun didominasi oleh tulisan "gizi" loh. Bisa dicek di sini dan semoga ada manfaaatnyaaa :D

Hujan Boleh Turun , Daya Tubuh Jangan

Kalau Wanita Lagi PMS, Laki-laki Tolong Mengertilah

Kalau Beli Produk Kemasan, Tolong Jangan Cuma Lihat Kadaluarsa

Jangan Ada Lagi, Singkong "made in.."

Seminar Nasional: Cara Mahasiswa Gizi UNDIP Perduli Negeri

Memaniskan Hidup dengan Cegah Diabetes Melitus

Minum, Jangan Tunggu Haus

Osteoporosis, hush hush sana!

Hari Menopause Sedunia : Fase bukan Kutukan

Ibadah Berkah Kolesterol Tak Masalah

Sekali lagi, Selamat Hari Gizi Indonesiaku!

 

Salam bergizi tinggi,

Listhia H Rahman