Mohon tunggu...
Lisi Agustin
Lisi Agustin Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - Politeknik bosowa

Mempunyai ketetapan, tidak tergoyahkan, berisi dengan berilmu pengetahuan, hingga yakin dengan seyakin-yakinnya bahwa apa yang dilakukan adalah benar dan baik

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Etos Kerja dan Etika dalam Islam

21 April 2021   14:38 Diperbarui: 21 April 2021   14:59 922
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dalam Islam, kita sebagai umat muslim pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya etos kerja dan etika. Etika ini memiliki arti dan pengertian yang sangat luas penjabarannya dalam Islam. Penerapan etika ini dapat di mulai dari etika berbicara, etika bersalaman, etika makan, etika bertamu, dan masih banyak lagi. Semuanya itu telah ada dan diatur dalam agama Islam. Dalam artikel ini, ada beberapa poin yang akan menjelaskan mengenai etos kerja dan etika dalam Islam. Berikut penjelasannya:

1. Definisi Etos

Etos pada dasarnya berasal dari bahasa Yunani yang artinya ethos (sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu). Dari kata etos ini juga kita dapat mengenal kata etika yang mengandung pengertian mengenai akhlak yang berkaitan dengan nilai-nilai baik buruk (moral). sehingga di dalam etos terkandung semangat untuk mengerjakan segala sesuatu dengan optimal, lebih baik, bahkan berupaya untuk mencapai kualitas kerja yang sempurna.

Etos juga menyangkut semangat hidup, termasuk semangat bekerja, menuntut ilmu pengetahuan serta meningkatkan keterampilan untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Pada dasarnya setiap kelompok manusia tidak dapat memperbaiki kehidupannya tanpa ada rasa semagat kerja, ilmu pengetahuan serta keterampilan yang berguna bagi pekerjaan yang akan dijalankan. Etos kerja dan etika yang kita lakukan tidak akan berjalan dengan baik dan sempurna tanpa adanya niat dalam hati untuk melaksanakannya.

Dalam satu hadits yang diriwayatkan oleh Umar r.a., berbunyi: 'Bahwa setiap amal itu bergantung pada niat, dan setiap individu itu dihitung berdasarkan apa yang diniatkannya. Dalamiwayat lain, Rasulullah SAW bersabda:Binasalah orang-orang Islam kecuali mereka yang berilmu. Maka binasalah golongan berilmu, kecuali mereka yang beramal dengan ilmu mereka. Dan binasalah golongan yang beramal dengan ilmu mereka kecuali mereka yang ikhlas. Sesungguhnya golongan yang ikhlas ini juga masih dalam keadaan bahaya yang amat besar...

Alangkah baiknya kalau umat Islam hari ini, dapat bergerak dan bekerja dengan tekun dan mempunyai tujuan yang satu, yaitu 'mardatillah' (keridhaan Allah) itulah yang dicari dalam semua urusan.

2. Konsep etos kerja dalam Islam

Pada dasarnya, apapun yang kita kerjakan dan dalam kondisi apapun semua itu telah ada dan diatur dalam Al-Qur'an. Adapun etos kerja dalam Islam yaitu:

a. Kerja keras dalam surah (An-Najm:39) dan (An-Nisa:32)

b. Menghargai waaktu dalam surah (Al Insyirah:7)

c. Motivasi dalam surah (Ar Rad:11)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun