Lilian Kiki Triwulan
Lilian Kiki Triwulan Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Purbalingga

Selanjutnya

Tutup

Kuliner

Menjajal Nikmatnya "Ngopi" Unik dalam Goa

7 Januari 2019   09:17 Diperbarui: 7 Januari 2019   10:00 278 2 2
Menjajal Nikmatnya "Ngopi" Unik dalam Goa
dokumentasi pribadi

"Dan kopi tak pernah memilih siapa yang layak menikmatinya. Karena dihadapan kopi kita semua sama."
~Vergi Crush~

Siapa yang tidak suka kopi? Meminum kopi sekarang ini sudah menjadi budaya tersendiri bagi orang Indonesia. Saat ini juga banyak kedai-kedai kopi yang bermunculan, demi memenuhi keinginan orang-orang yang mulai gemar minum kopi. Kadang pula orang yang sedang merasa stress akan memilih untuk meminum kopi dan berkumpul bersama teman-temannya di warung kopi untuk menyegarkan kembali pikirannya.

Sebagai informasi, kopi terkenal akan kandungan kafeinnya yang tinggi. Kafein sendiri merupakan senyawa hasil metabolisme sekunder golongan alkaloid dari tanaman kopi dan memiliki rasa yang pahit. Berbagai efek kesehatan dari kopi pada umumnya terkait dengan aktivitas kafein di dalam tubuh. Peranan utama kafein ini di dalam tubuh untuk meningkatan kerja psikomotor sehingga tubuh tetap terjaga dan memberikan efek fisiologis berupa peningkatan energi. Efeknya ini biasanya baru akan terlihat beberapa jam kemudian setelah mengonsumsi kopi.

Kopi yang terkenal sebagai pembangkit semangat di kala mengantuk ini ternyata memiliki fakta-fakta menarik yang kebanyakan belum diketahui banyak orang lho. Beberapa di antaranya seperti kopi tidak membuat seseorang menjadi dehidrasi apabila dikonsumsi dalam jumlah normal, kopi tidak akan mempengaruhi output urin seseorang. Kemudian, di dalam kopi terdapat banyak nutrisi penting dan juga bisa membantu membakar lemak, makanya kopi itu sangat cocok dikonsumsi oleh orang yang sedang dalam masa diet.

Para pecinta kopi pasti tau bahwa cara ternikmat menikmati kopi adalah dengan menyeruputnya sedikit demi sedikit. Dengan langkah ini, setiap bagian mulut akan bisa menyesuaikan rasa yang berbeda dari kopi. Dan masih banyak fakta menarik lainnya tentang kopi lho.

dsc-3345-copy-jpg-5c32b5cabde575713215a7a9.jpg
dsc-3345-copy-jpg-5c32b5cabde575713215a7a9.jpg
By the way ngopi yuk! Di rumah? Di warung? Di caf? Bosen ngopinya di situ-situ aja? Mau cari tempat yang baru dan unik buat ngopi-ngopi? Yups, Golaga, Goa Lawa Purbalingga tempatnya. Lah kok goa mana ada kopinya paling ya sama di warung-warung sekitar goa. Eits, jangan salah terka, sekarang Goa Lawa menawarkan caf di dalam goa yang menyajikan kopi khas Purbalingga.

Ya, caf Golaga ini merupakan salah satu yang unik dari objek wisata ini. Setelah dilakukan revitalisasi pada obyek wisata Goa Lawa beberapa waktu lalu, kini pengunjung yang datang tidak hanya disuguhkan dengan lorong goa yang panjang melainkan dapat duduk bersantai sambil menikmati kopi nikmat di dalam goa.

Kopi yang disuguhkan di caf golaga ini salah satunya adalah Kopi Karang Jambu, ya kopi khas Purbalingga yang tumbuh di daerah Karang Jambu. Kopi ini sengaja disajikan di Golaga salah satunya untuk mengangkat potensi lokal yang dimiliki Purbalingga. Sembari mengenalkan kopi khas Purbalingga kepada wisatawan Golaga.

Di caf Golaga sendiri menyediakan kopi Jingkang dan Kopi Karangjambu. Bedanya dengan kopi-kopi yang lainnya, kopi yang disajikan caf Golaga rasanya lebih enak dan punya cita rasa tersendiri "apalagi dinikmati dengan yang tersayang". Kopi jingkang dan kopi karangjambu memiliki cirri khas pada rasanya yang pahit dibandingkan dengan kopi-kopi lain.

Kopi yang disajikan digiling langsung di tempat dengan takaran yang disesuaikan dengan cangkirnya. Takaran gulannya pun disesuaikan sendiri oleh penikmat kopi. Menurut Awal Budi Rahayu, salah satu pengelola caf mengatakan untuk satu cangkir kopi apabila tidak terlalu suka pahit dapat menambahkan gula sebanyak empat sendok the atau sesuai dengan selera.

Untuk menikmati secangkir kopi dapat ditambah dengan kacang bawang sebagai cemilannya. Caf golaaga juga menyediakan dodol nanas, setup papaya dan setup nanas sebagai buah tangan dari Golaga. Pada hari biasa, caf Golaga bisa menghabiskan sebanyak 15 sampai 30 cup kopi. Sedangkan pada saat libur lebaran penjualan kopi di caf ini mencapai 75 cup per harinya.

Eni Astuti salah satu pengunjung caf Golaga yang datang jauh-jauh dari Tangerang salah seorang pecinta kopi ini mengaku tau caf Golaga dari facebook dan istagram. Menurutnya suasana yang ditawarkan sangatlah nyaman dan unik. Kopi yang disuguhkan juga memiliki rasa yang lebih pahit dan kental.

"Sarannya sih lebih ditingkatkan lagi varian rasa kopinya kemudian varian minuman yang lain juga makanan lainnya. Jadi untuk mereka yang tidak suka kopi dapat menenikmati yang lainnya," ungkap Eni.

Rini, panggilan Sulistyorini, pengunjung Golaga lainnya juga kagum dengan adanya cafe di dalam goa. "Ini cafe yang pertama di dalam goa yang pernah saya jumpai. Sajian minumannya lumayan, dan harganya sangat wajar. Enak sekali bisa menikmati minuman hangat di dalam goa, kami salut dengan upaya Pemkab Purbalingga yang membenahi daya tarik wisatanya," kata Rini.

Nah, penasaran kan seperti apa sih cita rasa kopi dalam Golaga? Mau tahu? Mau mencoba? Yuk, kunjungi Golaga dan jajal (coba, Red) kopinya di caf Golaga. 

"Kita tidak bisa menyamakan kopi dengan air tebu. Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan ~Filosofi Kopi". (Lil's)