Mohon tunggu...
Leya Cattleya
Leya Cattleya Mohon Tunggu... Asisten Pribadi - PEJALAN

PEJALAN

Selanjutnya

Tutup

Nature Artikel Utama

Buah Tropis Kita dan Perubahan Iklim

12 Agustus 2019   09:55 Diperbarui: 15 Agustus 2019   07:16 1010
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pisang Mas Lampung |Foto :Republika

5) Tanaman apel dapat tumbuh dan berbuah baik pada ketinggian 700 - 1200 m dpl dengan ketinggian optimal 1000 - 1200 m dpl produktivitas dan produksi apel dengan temperatur bernilai positif (Soelarso, 1996).

Hal ini menunjukkan bahwa sampai batas tertentu (hingga sekitar 22.2 derajat C), maka adanya peningkatan temperatur masih dapat meningkatkan produktivitas tanaman apel. Namun ketika temperatur makin meningkat, maka produksi tanaman apel tetap atau malah akan berkurang.

Karena penurunan produksi apel, beberapa petani sudah berpindah ke komoditas lain seperti jeruk. Memang faktor dukungan pemerintah yang masih sering lemah menjadikan petani seakan tidak ada solusi lain selain pindah komoditas.

Mangga Gincu Majalengka

Mangga Majalengka |Foto : Tribun.com
Mangga Majalengka |Foto : Tribun.com
Petani mangga di Kecamatan Panyingkiran menyadari adanya perubahan iklim melalui pergeseran pergantian musim hujan. Intensitas hujan seringkali masih tinggi di pertengahan tahun, sehingga tanaman mangga yang seharusnya mulai berbunga menjadi terhambat pembungaannya dan mengalami rontok bunga.

Mangga Gincu dari Majalengka memang unik. Ia bukan jenis mangga terbaik, tetapi buahnya yang berbau wangi dan rasanya yang segar meski berserat adalah rasa khasnya. Dari suatu studi di Kecamatan Panyingkiran Majalengka, keluhan bahwa perubahan iklim turut mengganggu produksi Mangga Gincu juga dicatat.

Pada umumnya petani baru menyadari adanya persoalan ketika terjadi persoalan kekurangan atau kelebihan intensitas hujan sudah terjadi. 

Sebetulnya petani tidak menganggap perubahan iklim bila dampaknya tidak signifikan. Namun, ketika terlalu banyak hujan dan bunga rontok serta buah busuk atau rasa buah tidak manis, dan serangan hama menjadi banyak karena udara lembab, ini tentu menjadi kerugian petani.

Ketika kekurangan air, tanaman manga juga menjadi sulit berbunga dan tidak maksimal pembuahannya. Jadi, pergeseran musim itu merugikan petani.

Mangga Harum Manis Probolinggo
Mangga Harum Manis dari Probolinggo, menurut saya adalah yang terbaik. Aroma dan teksturnya sempurna. Saya kira ini mangga terbaik. Sekalipun kita bisa dapatkan mangga Thailand di banyak negara, tetapi rasa dan aromanya berbeda dengan mangga Harum Manis dari Probolinggo.

Mangga jenis ini akan lezat dinikmati dengan mengiris separuhnya dan kita buat irisan menyilang seperti yang kita sering sebut "rumah tawon" seperti pada gambar di atas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun